Gosyen dan Gilo

Yosua 15:51

Pembagian Warisan Yehuda

Gosyen, Holon, dan Gilo; sebelas kota dengan desa-desanya.

Yosua 15:51 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 15:51?

Gosyen, Holon, Gilo: bersamaan dengan kota-kota sebelumnya, ini membentuk sebelas kota dengan desa-desanya. Ini menunjukkan bahwa wilayah Yehuda di pegunungan memiliki banyak pemukiman yang terorganisir dengan baik.

Latar belakang

Kota-kota yang Diberikan

Ini bagian dari daftar kota yang diberikan kepada suku Yehuda. Beberapa kota ini kemudian menjadi kota Lewi, seperti Gilo yang mungkin menjadi tempat asal Ahitofel, penasihat Daud.

Di mana

Pegunungan Yudea

Dalam daftar kota warisan

Kapan

~1400 SM

Perebutan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembagian tanah
Pendudukan kota-kota
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Yosua

Penulis sejarah Israel, ~abad ke-6 SM

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Orang Israel dan semua pembaca

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֹּשֶׁן

Goshen · Gosyen

Tanah yang subur atau menarik, nama yang sama dengan daerah di Mesir

חֹלֹן

Holon · Holon

Berpasir atau tempat pasir, mungkin menggambarkan tanahnya

גִּלֹה

Giloh · Gilo

Keberangkatan atau pengasingan, mungkin terkait dengan sejarahnya

Nama-nama ini mencerminkan kondisi geografis dan sejarah, mengingatkan bahwa Allah memperhatikan detail tempat tinggal umat-Nya.

Tahukah kamu

Gilo dan Ahitofel

Gilo mungkin adalah kota asal Ahitofel, penasihat Daud yang berpihak pada Absalom (2 Samuel 15:12).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 15:51

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 15:51

✕  Sering dikira

Mengira Gosyen yang di Yehuda sama dengan Gosyen di Mesir.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun namanya sama, ini adalah kota yang berbeda di wilayah Yehuda.

✕  Sering dikira

Mengira semua kota ini langsung didiami tanpa perlawanan.

✓  Yang sebenarnya

Beberapa kota tetap dihuni oleh penduduk asli, seperti Yebus di Yerusalem (ayat 63).

Renungan

Renungan Singkat Yosua 15:51

Kota-kota ini menunjukkan keteraturan dan perencanaan Allah bagi umat-Nya. Kita juga bisa meneladani keteraturan ini dalam hidup kita, mengatur waktu, prioritas, dan sumber daya dengan bijak.

Ya Tuhan, berikanlah aku kebijaksanaan untuk mengatur hidupku dengan teratur sesuai kehendak-Mu, seperti Engkau telah mengatur tanah untuk umat-Mu. Amin.