Berikan kemuliaan bagi Allah — kami tahu Dia berdosa
Yohanes 9:24
Terang Membuka Mata yang Buta
“Jadi, untuk kedua kalinya, orang-orang Yahudi memanggil orang yang tadinya buta itu, dan berkata kepadanya, “Berikan kemuliaan bagi Allah, kami tahu bahwa Orang ini berdosa.””Yohanes 9:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa."”Yohanes 9:24 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka memanggil lagi orang yang tadinya buta itu, dan berkata kepadanya, "Bersumpahlah bahwa engkau akan berkata yang benar. Kami tahu orang itu orang berdosa."”Yohanes 9:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka untuk kedua kalinya orang-orang Farisi memanggil orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya, “Bersumpahlah di hadapan Allah bahwa kamu akan mengatakan yang benar kepada kami! Karena kami tahu Yesus itu orang berdosa.””Yohanes 9:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then again called they the man that was blind, and said unto him, Give God the praise: we know that this man is a sinner.”Yohanes 9:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:24?
Orang-orang Farisi memanggil pria yang tadinya buta itu lagi dan menyuruhnya untuk memberikan kemuliaan kepada Allah, sambil menegaskan bahwa mereka yakin Yesus adalah orang berdosa. Mereka mencoba memaksa pria itu untuk menyangkal mujizat Yesus dan mengakui bahwa Yesus tidak berasal dari Allah.
Latar belakang
Perintah untuk mengakui Yesus berdosa
Para penyelidik menggunakan frasa liturgis 'berikan kemuliaan bagi Allah' — yang dalam konteks hukum Yahudi berarti 'katakan yang benar di hadapan Allah'. Lalu mereka langsung melanjutkan dengan kesimpulan yang sudah mereka buat: 'kami tahu bahwa Orang ini berdosa.' Mereka meminta orang ini untuk setuju dengan kesimpulan mereka.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan majelis penyelidik, interogasi kedua
Kapan
~30 M
Interogasi kedua orang yang sembuh
Yang berbicara
Para pemimpin agama Yahudi
Memanggil orang yang sembuh untuk interogasi kedua
Kepada
Orang yang tadinya buta
Dipanggil kembali untuk mengaku atau mengubah kesaksiannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δὸς δόξαν τῷ θεῷ
berikan kemuliaan bagi Allah · give glory to God
Formula sumpah kuno dari Yosua 7:19 — perintah untuk berkata jujur di bawah sumpah Allah
ἡμεῖς οἴδαμεν
kami tahu · we know
Hēmeis oidamen — penekanan 'kami' (berbeda dengan 'kamu'); klaim otoritas kelompok terhadap individu
ἁμαρτωλός
orang berdosa · sinner
Hamartōlos — pelanggar hukum Allah; kesimpulan yang sudah diputuskan sebelum mendengar semua fakta
'Kami tahu' (hēmeis oidamen) yang penuh keyakinan kelompok vs 'satu hal yang aku tahu' (hen oida) yang personal di ayat 25 — dua klaim pengetahuan yang saling berbenturan.
Tahukah kamu
'Berikan kemuliaan bagi Allah' adalah formula sumpah kuno
Frasa 'dos doxan tō theō' (berikan kemuliaan bagi Allah) muncul juga di Yosua 7:19 ketika Akhan disuruh mengakui kejahatan di hadapan Allah. Ini adalah formula hukum untuk meminta seseorang bersumpah dan mengaku yang sebenarnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:24
Yosua 7:19
Asal usul formula 'berikan kemuliaan bagi Allah' sebagai undangan pengakuan
“Anakku, berikanlah kemuliaan kepada TUHAN, Allah Israel, dan akuilah kepadanya...”
Yohanes 8:46
Klaim 'Yesus berdosa' yang sudah dibantah Yesus sendiri sebelumnya
“Siapakah di antara kamu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?”
Roma 3:4
Ironi: mereka yang mengklaim tahu kebenaran justru menolak kebenaran yang ada di depan mata
“Allah adalah benar, dan setiap manusia adalah pembohong...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:24
✕ Sering dikira
'Mereka meminta orang ini memuji Allah atas kesembuhannya'
✓ Yang sebenarnya
Formula ini adalah undangan untuk mengaku di bawah sumpah — dan khususnya untuk mengakui bahwa Yesus berdosa
✕ Sering dikira
'Orang Farisi punya bukti kuat bahwa Yesus berdosa'
✓ Yang sebenarnya
Satu-satunya 'bukti' mereka adalah bahwa Yesus menyembuhkan di hari Sabat — bukan pelanggaran dosa, tapi pelanggaran tradisi rabi
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:24
Terkadang tekanan dari orang-orang yang lebih berkuasa atau dianggap lebih berpengetahuan membuat kita meragukan apa yang telah Tuhan lakukan. Tetaplah berpegang pada pengalaman dan kebenaran yang telah kita alami di dalam Kristus.
Ya Allah, tolong aku untuk tidak goyah imanku, bahkan ketika aku mendapat tekanan untuk menyangkal kasih dan kuasa-Mu dalam hidupku. Amin.