Tanya saja anaknya, dia sudah dewasa
Yohanes 9:21
Terang Membuka Mata yang Buta
“tetapi bagaimana sekarang dia dapat melihat, kami tidak tahu; atau siapa yang telah membuka matanya, kami tidak tahu. Tanyakan saja padanya, dia sudah dewasa; dia akan berbicara untuk dirinya sendiri.””Yohanes 9:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri."”Yohanes 9:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi bagaimana ia bisa melihat sekarang, kami tidak tahu. Dan siapa yang membuat dia bisa melihat, itu pun kami tidak tahu. Tanya saja kepadanya, ia sudah dewasa; ia dapat menjawab sendiri."”Yohanes 9:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kami tidak tahu bagaimana caranya dia bisa melihat. Kami juga tidak mengenal orang yang membuat matanya bisa melihat. Silakan Bapak-bapak bertanya langsung kepadanya. Dia sudah dewasa, dan dia bisa menjawabnya sendiri.””Yohanes 9:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But by what means he now seeth, we know not; or who hath opened his eyes, we know not: he is of age; ask him: he shall speak for himself.”Yohanes 9:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:21?
Orang tua pria itu mengaku tidak tahu bagaimana anak mereka bisa melihat dan siapa yang menyembuhkannya. Mereka mengalihkan pertanyaan kepada anak mereka sendiri karena mereka takut akan dikucilkan dari sinagoge jika mengakui Yesus sebagai Kristus.
Latar belakang
Melempar bola ke anak yang sudah dewasa
Orang tua menyerahkan pertanyaan paling kritis ke anaknya sendiri dengan alasan: dia sudah dewasa, dia bisa berbicara untuk dirinya sendiri. Secara hukum ini masuk akal. Tapi motivasinya jelas dari ayat berikutnya — mereka takut dikucilkan dari sinagoge.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan majelis penyelidik
Kapan
~30 M
Kesaksian orang tua yang hati-hati
Yang berbicara
Orang tua orang yang sembuh
Menghindari pertanyaan kritis dengan melempar tanggung jawab ke anak
Kepada
Para pemimpin agama Yahudi
Penyelidik yang membutuhkan penjelasan tentang cara penyembuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡλικίαν ἔχει
dia sudah dewasa · he is of age
Hēlikian echei — secara harfiah 'memiliki usia yang cukup'; pernyataan status hukum dewasa
αὐτὸν ἐρωτήσατε
tanyakan saja padanya · ask him
Erōtaō (imperatif) — perintah tegas: tanya DIA, bukan kami
αὐτὸς περὶ αὑτοῦ λαλήσει
dia akan berbicara untuk dirinya sendiri · he will speak
Idiom hukum — orang ini cakap hukum dan bertanggung jawab atas pernyataannya sendiri
'Dewasa' (hēlikian echei) adalah pernyataan hukum yang valid — tapi motifnya bukan melindungi anak, melainkan melindungi diri sendiri dari ancaman pengucilan.
Tahukah kamu
Usia dewasa menurut hukum Yahudi = 13 tahun
Bar mitzvah menandai seseorang dianggap dewasa secara hukum agama di usia 13 tahun. Pernyataan orang tua bahwa anaknya 'sudah dewasa' (hēlikian echei) adalah pernyataan hukum yang valid — dia bertanggung jawab atas kesaksiannya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:21
Galatia 4:1-2
Konteks hukum tentang usia dewasa dan tanggung jawab
“Selama seorang ahli waris masih kecil, ia tidak berbeda dengan seorang hamba... tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan...”
Yohanes 9:34
Ironi: anak yang 'cukup dewasa' ini akhirnya justru menggurui orang Farisi
“Kamu lahir penuh dengan dosa, dan kamu mau menggurui kami?”
Yeremia 31:30
Prinsip tanggung jawab pribadi yang orang tua terapkan pada anaknya
“Setiap orang akan mati karena kesalahannya sendiri...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:21
✕ Sering dikira
'Orang tua ini tidak peduli dengan anaknya'
✓ Yang sebenarnya
Mereka sangat peduli tapi juga sangat takut; mereka memilih jalur yang melindungi keluarga dari pengucilan
✕ Sering dikira
'Orang tua tidak tahu nama Yesus'
✓ Yang sebenarnya
Kemungkinan besar mereka tahu — justru karena tahu itulah mereka tidak mau menyebutnya
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:21
Rasa takut sering membuat kita menahan diri untuk tidak bersaksi tentang Yesus. Ingatlah bahwa identitas kita di dalam Kristus lebih penting daripada penerimaan manusia.
Ya Bapa, lepaskan aku dari rasa takut akan pendapat orang lain dan tolong aku untuk berani mengakui karya-Mu dalam hidupku. Amin.