Tidak ada yang menghukum, tapi dosa harus ditinggalkan
Yohanes 8:11
Terang Dunia dan Kebebasan Sejati
“Perempuan itu menjawab, “Tidak ada, Tuhan.” Yesus berkata, “Aku pun tidak akan menghukummu. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi.””Yohanes 8:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."”Yohanes 8:11 · TB
Terjemahan Baru
“"Tidak, Pak," jawabnya. "Baiklah," kata Yesus, "Aku juga tidak menghukum engkau. Sekarang pergilah, jangan berdosa lagi."”Yohanes 8:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perempuan itu menjawab, “Tidak ada, Tuan.” Dan Yesus berkata kepadanya, “Aku juga tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang jangan berbuat dosa lagi.””Yohanes 8:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“She said, No man, Lord. And Jesus said unto her, Neither do I condemn thee: go, and sin no more.”Yohanes 8:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 8:11?
Yesus tidak menghukum perempuan itu dan menyuruhnya pergi dengan pesan: 'Jangan berbuat dosa lagi.' Ini menunjukkan bahwa pengampunan Tuhan bukan alasan untuk berbuat dosa, tetapi panggilan untuk hidup baru.
Latar belakang
Dua hal sekaligus: pengampunan dan pengutusan
Yesus bilang dua hal sekaligus: 'Aku tidak menghukummu' DAN 'jangan berbuat dosa lagi.' Ini bukan pilih satu — keduanya diperlukan. Pengampunan tanpa perubahan arah bukan pengampunan yang penuh. Yesus tidak menutup mata terhadap apa yang terjadi, tapi Dia membuka jalan ke depan.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran Bait Allah, hanya Yesus dan perempuan itu
Kapan
~30 M
Pengampunan dan pemulihan
Yang berbicara
Yesus
Yang satu-satunya berhak menghukum, tapi memilih memulihkan
Kepada
Perempuan yang berzina
Perempuan yang baru dibebaskan dari ancaman rajam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐδὲ ἐγώ σε κατακρίνω
Aku pun tidak menghukummu · neither do I condemn
Penolakan aktif untuk menjatuhkan vonis — bukan ketidakpedulian tapi pilihan sadar
πορεύου
Pergilah · go
Imperatif — perintah untuk bergerak maju, meninggalkan tempat ini dan situasinya
μηκέτι ἁμάρτανε
Jangan berbuat dosa lagi · sin no more
Larangan yang presupposisinya adalah: dosa itu nyata, dan bisa dihentikan
οὐδὲ ἐγώ (aku pun tidak) — Yesus bergabung dengan yang lain yang tidak menghukum, tapi bukan karena tidak tahu atau tidak peduli. Dia tahu dan peduli, tapi memilih jalan pemulihan, diiringi perintah tegas: μηκέτι ἁμάρτανε.
Tahukah kamu
Satu-satunya yang berhak menghukum
Ironinya: semua penuduh pergi karena mereka sadar mereka berdosa. Yang tinggal adalah Yesus — satu-satunya yang benar-benar tidak berdosa dan benar-benar berhak menghukum. Dan Dia yang paling berhak itulah yang memilih tidak menghukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 8:11
Roma 8:1
Tema yang sama: Kristus tidak menghukum mereka yang ada di dalam-Nya
“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.”
Yohanes 3:17
Misi Yesus bukan menghukum tapi menyelamatkan
“Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya melalui Dia.”
Hosea 3:1
Kasih Allah yang memulihkan bukan menghancurkan, bahkan dalam ketidaksetiaan
“Cintailah perempuan itu... seperti TUHAN mencintai orang Israel, meskipun mereka berpaling kepada allah-allah lain.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 8:11
✕ Sering dikira
Yesus memaafkan dosa tanpa mempersoalkan apakah dosa itu benar atau salah
✓ Yang sebenarnya
Yesus justru secara eksplisit bilang 'jangan berbuat dosa lagi' — Dia tidak menutup mata terhadap dosa, tapi tidak memilih penghukuman sebagai respons
✕ Sering dikira
Ini berarti Yesus tidak peduli dengan standar moral
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya — Yesus menyebut tindakan itu 'dosa' dan memerintahkan perubahan. Pengampunan-Nya bukan penerimaan terhadap dosa, tapi pembukaan jalan baru
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 8:11
Setiap kita pernah gagal, tetapi Tuhan selalu memberi kesempatan kedua. Kita harus berhenti hidup dalam dosa yang lama dan berusaha hidup benar karena kita sudah diampuni.
Tuhan, aku bersyukur untuk pengampunan-Mu. Bantu aku untuk meninggalkan dosa dan hidup dalam kebenaran-Mu setiap hari. Amin.