Haus? Datanglah kepada-Ku dan minum!
Yohanes 7:37
Perayaan Besar dan Kontroversi di Yerusalem
“Pada hari terakhir, yaitu puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru, kata-Nya, “Jika ada yang haus, baiklah dia datang kepada-Ku dan minum.”Yohanes 7:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!”Yohanes 7:37 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari terakhir dari perayaan itu, yaitu hari yang paling penting, Yesus berdiri di dalam Rumah Tuhan lalu berseru, "Orang yang haus hendaklah datang kepada-Ku untuk minum.”Yohanes 7:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada puncak perayaan pesta tersebut, yaitu hari ketujuh, Yesus berdiri dan berseru kepada orang banyak yang ada di dalam teras rumah Allah itu, “Siapa saja yang haus di antara kalian, datanglah kepada-Ku untuk minum!”Yohanes 7:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the last day, that great day of the feast, Jesus stood and cried, saying, If any man thirst, let him come unto me, and drink.”Yohanes 7:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 7:37?
Yesus berdiri pada hari terakhir dan terbesar dari Hari Raya Pondok Daun, ketika orang Yahudi berdoa memohon hujan, dan mengundang semua yang haus secara rohani untuk datang kepada-Nya dan minum. Ini berarti Dia adalah sumber air hidup yang memuaskan dahaga jiwa.
Latar belakang
Seruan di puncak festival air
Hari terakhir Sukkot (Hoshana Rabbah) adalah hari paling khidmat. Imam akan mengambil air dari kolam Siloam dalam prosesi besar dan menuangkannya di altar Bait Allah — ritual memohon hujan dan mengenang air dari batu di padang gurun. Tepat di momen seremonial ini, Yesus berdiri dan berseru: 'Jika ada yang haus, datanglah kepada-Ku!'
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Hari terakhir dan terbesar Festival Sukkot
Kapan
~30 M
Hari puncak Sukkot — Hoshana Rabbah
Yang berbicara
Yesus
Berseru pada hari paling puncak festival dengan undangan terbuka
Kepada
Semua orang di festival
Jutaan peziarah di puncak festival Sukkot
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
διψᾷ
dipsa · thirst
haus — kebutuhan paling dasar manusia, di sini metafora untuk kerinduan spiritual
ἐρχέσθω
erchesthō · come
datanglah — undangan terbuka, tidak ada syarat awal
πινέτω
pinetō · drink
minumlah — tindakan menerima yang aktif, bukan hanya mendengar
Dipsa (haus) + erchetho (datanglah) + pinetō (minumlah) — tiga kata imperatif/kondisional yang membentuk undangan paling terbuka dalam Injil Yohanes.
Tahukah kamu
Ritual penuangan air di Hoshana Rabbah
Selama Sukkot, setiap pagi imam mengambil air dari Kolam Siloam dalam kendi emas, lalu dalam prosesi meriah membawakannya ke Bait Allah dan menuangnya di altar. Ini dilakukan selama 7 hari — hari ke-7 (Hoshana Rabbah) adalah yang paling besar. Seruan Yesus di tengah ritual air ini adalah provokasi teologis yang sangat kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 7:37
Yesaya 55:1
Yesus menggemakan undangan nabi Yesaya secara dramatis
“Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah!”
Yohanes 4:14
Tema air hidup yang sudah diperkenalkan Yesus kepada perempuan Samaria
“Tetapi orang yang minum dari air yang Kuberikan kepadanya tidak akan pernah haus lagi.”
Wahyu 22:17
Undangan yang sama bergema di akhir Kitab Suci
“Barang siapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barang siapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 7:37
✕ Sering dikira
Yesus berbicara tentang kebutuhan fisik akan air di festival musim panas yang panas
✓ Yang sebenarnya
Konteks ritual penuangan air dan kata 'datang kepada-Ku' jelas menunjukkan bahwa ini undangan spiritual, bukan literal — tentang kebutuhan jiwa
✕ Sering dikira
'Haus' di sini merujuk hanya pada orang yang sedang dalam pencarian spiritual aktif
✓ Yang sebenarnya
Undangan ini universal — tidak ada kualifikasi. Siapapun yang haus bisa datang. Tidak perlu sudah mencari atau sudah siap secara sempurna
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 7:37
Kita semua punya kehausan batin yang sering kali kita coba penuhi dengan hal-hal duniawi. Mari datang kepada Yesus setiap hari, terutama saat merasa kering atau letih, dan biarkan Dia memuaskan hati kita.
Tuhan Yesus, aku datang kepada-Mu dengan segala kehausan jiwaku, penuhi aku dengan hadirat-Mu yang menyegarkan. Amin.