Yesus memilih dua belas, tapi satu di antara mereka adalah Iblis
Yohanes 6:70
Roti dari Surga
“Yesus menjawab mereka, “Bukankah Aku sendiri yang memilih kamu, dua belas orang ini? Meski demikian, salah satu dari kamu adalah Iblis.””Yohanes 6:70 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."”Yohanes 6:70 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Bukankah Aku yang memilih kalian dua belas orang ini? Namun satu di antara kalian adalah setan!"”Yohanes 6:70 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus kepada kami, “Walaupun Aku sendiri yang sudah memilih kalian berdua belas untuk menjadi murid-Ku, tetapi salah satu di antara kalian adalah hamba iblis.””Yohanes 6:70 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Jesus answered them, Have not I chosen you twelve, and one of you is a devil?”Yohanes 6:70 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 6:70?
Yesus menegaskan bahwa Dia sendiri yang memilih kedua belas murid, namun salah satu dari mereka adalah Iblis, yaitu Yudas yang akan mengkhianati-Nya. Ini menunjukkan bahwa bahkan di antara orang-orang pilihan, ada yang bisa jatuh ke dalam kejahatan.
Latar belakang
Cahaya dan bayangan dalam satu napas
Tepat setelah pengakuan iman Petrus yang paling tinggi, Yesus berbicara tentang pengkhianatan. 'Akulah yang memilih kamu, dua belas orang ini. Meski demikian, salah satu dari kamu adalah Iblis.' Ini kontras yang dramatis: terang dan gelap berdampingan.
Di mana
Kapernaum
Sesaat setelah pengakuan Petrus yang tulus
Kapan
~30 M
Bayangan gelap di tengah momen iman tertinggi
Yang berbicara
Yesus
Merespons pengakuan Petrus dengan pernyataan yang mengejutkan
Kepada
Kedua belas murid
Termasuk Yudas yang belum tahu dirinya sudah diidentifikasi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξελεξάμην
exelexamēn · chose
Aku memilih; Yesus yang berinisiatif memilih, bukan mereka yang mendaftar
διάβολος
diabolos · devil
Pemfitnah, pemecah belah; kata berbeda dari 'Satanas' — menekankan peran sebagai musuh dari dalam
ἐξ ὑμῶν εἷς
ex hymōn heis · one of you
Salah satu dari antara kamu; kata yang menghantam — musuh ada di dalam kelompok
Kontras antara 'Aku yang memilih' dan 'salah satu adalah Iblis' membuat banyak orang bertanya: mengapa Yesus memilih Yudas? Jawaban Alkitab: agar Kitab Suci digenapi.
Tahukah kamu
Yudas disebut 'diabolos' bukan 'Satanas'
Kata yang diterjemahkan 'Iblis' di sini adalah 'diabolos' (pemfitnah, yang memecah belah) bukan 'Satanas' (lawan, penuduh). Yohanes menggunakan kata yang menekankan peran Yudas sebagai pemecah belah dari dalam, bukan sekadar musuh dari luar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 6:70
Yohanes 13:18
Yesus mengutip Mazmur 41 untuk menjelaskan pilihan Yudas
“Tetapi Kitab Suci harus digenapi: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.”
Mazmur 41:9
Nubuat Daud tentang pengkhianatan oleh orang dekat — digenapi oleh Yudas
“Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.”
Yohanes 17:12
Yesus dalam doa menjelaskan peran Yudas sebagai penggenapan Kitab Suci
“Tidak seorang pun dari mereka yang binasa selain daripada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 6:70
✕ Sering dikira
Yesus salah memilih Yudas karena tidak tahu dia akan mengkhianati.
✓ Yang sebenarnya
Yesus sudah tahu dari awal (ayat 64). Pemilihan Yudas ada dalam rencana yang lebih besar.
✕ Sering dikira
Semua yang dipilih Yesus pasti setia kepada-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Dipilih oleh Yesus bukan garansi kesetiaan — pilihan adalah pintu, bukan kepastian.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 6:70
Yesus tahu siapa yang akan mengkhianati-Nya, tetapi Dia tetap memilih dan mengasihi mereka. Ini mengingatkan kita bahwa Allah memberi kesempatan bagi semua orang, tetapi kita harus menjaga hati agar tidak membuka pintu bagi iblis. Introspeksi diri adalah langkah penting untuk tetap setia.
Tuhan, ampunilah aku jika ada kejahatan dalam hatiku; jauhkan aku dari jalan pengkhianatan dan bimbing aku dalam kebenaran-Mu. Amin.