Setiap orang yang melihat Anak dan percaya akan dibangkitkan
Yohanes 6:40
Roti dari Surga
“Sebab, inilah kehendak Bapa-Ku bahwa setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup kekal, dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.””Yohanes 6:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."”Yohanes 6:40 · TB
Terjemahan Baru
“Memang inilah keinginan Bapa-Ku: Supaya semua yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya mempunyai hidup sejati dan kekal, dan Aku hidupkan kembali pada Hari Kiamat."”Yohanes 6:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setiap orang yang memandang Anak-Nya, yaitu Aku, dan percaya kepada-Ku akan menerima hidup yang kekal. Dan setiap mereka akan Aku hidupkan kembali pada hari terakhir. Semua itu adalah kemauan Bapa-Ku.””Yohanes 6:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And this is the will of him that sent me, that every one which seeth the Son, and believeth on him, may have everlasting life: and I will raise him up at the last day.”Yohanes 6:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 6:40?
Yesus menegaskan bahwa setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan mendapat hidup kekal, dan Ia akan membangkitkan orang itu pada akhir zaman. Ini janji kebangkitan bagi yang percaya.
Latar belakang
Iman kepada Anak = hidup kekal + kebangkitan
Kehendak Bapa dinyatakan dalam dua bagian: negatif (tidak ada yang hilang, ayat 39) dan positif (setiap yang percaya mendapat hidup kekal, ayat 40). Keduanya satu paket. Yang dibangkitkan Yesus adalah orang yang sudah lebih dulu punya hidup kekal saat ini — kebangkitan bukan awal, tapi kelanjutan.
Di mana
Kapernaum
Percakapan tentang kehendak Bapa
Kapan
~30 M
Percakapan tentang Roti Hidup
Yang berbicara
Yesus
Menyatakan kehendak Bapa secara positif dan personal
Kepada
Orang banyak di Kapernaum
Yang sedang mendengar tentang iman dan kebangkitan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
θεωρῶν
theōrōn · sees
Melihat dengan perhatian, memandang dengan maksud untuk mengerti
πιστεύων
pisteuōn · believes
Present participle aktif — percaya yang terus berlanjut, bukan peristiwa sekali
ζωὴν αἰώνιον
zōēn aiōnion · eternal life
Hidup kekal; sudah ada sekarang ('echei' — memiliki), bukan hanya nanti
'Echei' (memiliki) adalah present tense — hidup kekal bukan hanya janji masa depan, tapi sudah dimiliki sekarang oleh orang yang percaya kepada Yesus.
Tahukah kamu
'Melihat Anak' bukan hanya penglihatan fisik
Di sini 'melihat' (theōreō) bukan sekadar melihat dengan mata fisik — kata ini merujuk pada pengamatan yang penuh perhatian dan pemahaman. Dalam Yohanes, 'melihat' sering berarti mengenal dan mengakui.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 6:40
Yohanes 5:24
Present tense yang sama: hidup kekal sudah dimiliki sekarang
“Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya... ia sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup.”
1 Yohanes 5:12
Iman kepada Anak = hidup; ketidakimanan = tidak ada hidup
“Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak Allah, ia tidak memiliki hidup.”
Daniel 12:2
Nubuat tentang kebangkitan yang Yesus genapi dan pertegas
“Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 6:40
✕ Sering dikira
Hidup kekal hanya diterima setelah kebangkitan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'memiliki' di ayat ini adalah present tense — hidup kekal sudah dimiliki sekarang oleh orang percaya.
✕ Sering dikira
'Melihat Anak' berarti hanya orang yang pernah melihat Yesus secara fisik bisa percaya.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'theōreō' menunjukkan pemahaman dan pengakuan, bukan sekadar penglihatan fisik — ini berlaku lintas waktu.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 6:40
Hidup kekal bukan hanya setelah mati, tetapi juga kualitas hidup sekarang. Saat percaya, kita mengalami hidup yang berkelimpahan dan berpengharapan, karena Yesus menjamin masa depan kita.
Yesus, aku percaya Engkau memberiku hidup kekal; mampukan aku untuk hidup dalam pengharapan itu setiap hari. Amin.