Murid menuai dari pekerjaan orang lain
Yohanes 4:38
Air Hidup di Sumur Yakub
“Aku mengutus kamu untuk menuai sesuatu yang tidak kamu kerjakan; orang lain sudah mengerjakannya dan kamu telah masuk ke dalam pekerjaan mereka.””Yohanes 4:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang- Yohanes orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."”Yohanes 4:38 · TB
Terjemahan Baru
“Aku menyuruh kalian pergi menuai di ladang yang tidak kalian usahakan; orang lain sudah bekerja di sana, dan kalian menerima keuntungan dari pekerjaan mereka."”Yohanes 4:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku menyuruh kalian untuk memanen hasil ladang-Ku, di tempat dulu Aku tugaskan orang lain untuk menanam. Sekarang kalian hanya tinggal memanen hasil usaha mereka.””Yohanes 4:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I sent you to reap that whereon ye bestowed no labour: other men laboured, and ye are entered into their labours.”Yohanes 4:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 4:38?
Yesus menjelaskan bahwa para murid diutus untuk menuai hasil dari pekerjaan yang mereka tidak lakukan; orang-orang seperti para nabi dan Yohanes Pembaptis telah menabur, dan murid-murid sekarang menuai buahnya.
Latar belakang
Murid adalah penuai, bukan penabur pertama
Yesus mengungkapkan bahwa murid-muridnya diutus untuk menuai dari pekerjaan yang sudah dimulai orang lain — para nabi, Yohanes Pembaptis, dan Yesus sendiri. Mereka tidak masuk ke ladang kosong; mereka masuk ke ladang yang sudah digarap.
Di mana
Sumur Yakub, Sikhar
Pengajaran tentang misi bersama
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus
Yang berbicara
Yesus
Guru yang menjelaskan posisi murid dalam rantai misi
Kepada
Murid-murid
Yang akan menjadi penuai dari benih orang lain
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπέστειλα
apesteila · mengutus
mengutus dengan otoritas dan mandat — akar kata 'apostle'
οὐχ ὑμεῖς κεκοπιάκατε
ouch hymeis kekopiakate · yang tidak kamu kerjakan
bukan kamu yang sudah berjerih payah — pengakuan jerih payah orang lain
εἰσεληλύθατε
eiselēlythate · telah masuk
sudah masuk ke dalam — mewarisi hasil kerja orang lain
Kata apesteila (mengutus) adalah akar dari 'apostel' — orang yang diutus dengan mandat. Tapi misi mereka dibangun di atas jerih payah (kekopiakate) orang lain. Ini mengajarkan kerendahan hati: tidak ada yang memulai dari nol.
Tahukah kamu
Siapa 'orang lain' yang sudah bekerja?
Banyak penafsir menunjuk ke para nabi Perjanjian Lama, Yohanes Pembaptis, dan Yesus sendiri sebagai 'penabur' yang dimaksud. Bahkan dalam konteks Samaria: ada tradisi panjang penyembahan Allah di wilayah itu yang menjadi tanah subur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 4:38
Roma 15:20
Paulus sadar tentang pekerjaan yang sudah ada
“Aku bercita-cita memberitakan Injil bukan di tempat Kristus sudah dikenal supaya aku tidak membangun di atas fondasi orang lain.”
1 Korintus 3:10
pekerjaan yang dibangun di atas fondasi yang sudah ada
“Seperti seorang ahli bangunan yang arif, aku telah meletakkan dasar.”
Kisah Para Rasul 1:8
mandat misi yang melampaui batas Yahudi
“Kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan sampai ke ujung bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 4:38
✕ Sering dikira
"Murid-murid tidak perlu bekerja keras karena orang lain sudah melakukan pekerjaan berat."
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak mengatakan tidak perlu bekerja — Ia mengatakan mereka masuk ke dalam pekerjaan yang sudah ada, bukan memulai dari nol.
✕ Sering dikira
"'Orang lain' yang sudah bekerja adalah murid angkatan sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Kemungkinan besar merujuk pada para nabi, Yohanes Pembaptis, dan Yesus sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 4:38
Terkadang kita merasa tidak pantas mendapatkan hasil dari kerja keras orang lain. Tetapi Yesus mengajak kita untuk ikut bersukacita dalam panen rohani, meskipun kita tidak memulainya. Jadilah rendah hati dan hargai kontribusi orang lain, sambil tetap setia dalam bagian kita.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk menghargai pekerjaan orang lain dan bersukacita dalam panen yang Engkau berikan, meskipun aku tidak memulainya. Amin.