Yesus naik ke Yerusalem untuk Paskah
Yohanes 2:13
Mukjizat Pertama dan Bait Allah Dibersihkan
“Hari Raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, dan Yesus pun naik ke Yerusalem.”Yohanes 2:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.”Yohanes 2:13 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika Hari Raya Paskah Yahudi sudah dekat, Yesus pergi ke Yerusalem.”Yohanes 2:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena hari raya agama Yahudi yang disebut Paskah sudah dekat, Yesus pergi ke Yerusalem.”Yohanes 2:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Jews’ passover was at hand, and Jesus went up to Jerusalem,”Yohanes 2:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 2:13?
Yesus naik ke Yerusalem untuk merayakan Paskah, yang merupakan kewajiban agama orang Yahudi. Ini menunjukkan bahwa Yesus menghormati hukum Taurat dan berpartisipasi dalam kehidupan keagamaan pada zaman-Nya. Perjalanan ini juga menjadi momen penting karena di Yerusalem Ia menghadapi situasi yang memicu tindakan membersihkan Bait Allah, yang menegaskan otoritas-Nya.
Latar belakang
Setiap orang Yahudi naik ke Yerusalem
Paskah adalah salah satu dari tiga festival wajib di mana orang Yahudi diwajibkan 'naik' ke Yerusalem (Keluaran 23:14-17). Kota yang biasanya berpopulasi sekitar 60.000 orang bisa membludak hingga 200.000-300.000 peziarah selama Paskah. Yesus naik bukan sebagai turis — Dia naik sebagai orang Yahudi yang taat.
Di mana
Yerusalem
Ibu kota religius dan politik Yudea, menjelang festival besar
Kapan
~30 M
Paskah pertama dalam pelayanan Yesus
Yang berbicara
Yohanes (penulis)
Murid Yesus, memberikan penanda waktu liturgis yang penting
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Komunitas Kristen yang memahami kalender Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πάσχα
Paskah · Passover
Dari bahasa Ibrani 'Pesakh' — perayaan pembebasan dari Mesir; Yesus akan menjadi 'Anak Domba Paskah' yang sejati
ἐγγύς
Dekat / sudah mendekat · near
Sudah sangat dekat waktunya — ini mendorong Yesus dan murid-murid segera berangkat
ἀνέβη
Naik · went up
Secara geografis dan liturgis tepat — Yerusalem di ketinggian, dan 'naik' ke Yerusalem adalah ungkapan religius yang baku
Kata 'Paskah' (πάσχα) dalam konteks Yohanes selalu membawa nuansa ganda: festival historis Yahudi dan pemenuhan profetinya melalui Yesus. Yesus 'naik' ke Yerusalem persis seperti setiap domba Paskah dibawa 'naik' ke tempat penyembelihan.
Tahukah kamu
Tiga Paskah dalam Injil Yohanes
Salah satu cara menentukan lamanya pelayanan publik Yesus adalah dengan menghitung Paskah yang disebutkan Yohanes. Ada tiga: di sini (2:13), di Yohanes 6:4, dan Paskah terakhir saat penyaliban (11:55). Ini menunjukkan pelayanan Yesus berlangsung sekitar 3 tahun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 2:13
Keluaran 12:14
Perintah asal Paskah yang dirayakan Yesus sebagai orang Yahudi yang taat
“Hari ini harus menjadi hari peringatan bagimu; kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN.”
1 Korintus 5:7
Paulus menghubungkan Yesus langsung dengan Anak Domba Paskah
“Sebab Kristus, anak domba Paskah kita, telah disembelih.”
Yohanes 11:55
Paskah terakhir yang disebutkan Yohanes — yang mengarah pada penyaliban Yesus
“Hari Raya Paskah orang Yahudi sudah dekat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 2:13
✕ Sering dikira
Yesus pergi ke Yerusalem khusus untuk membersihkan Bait Allah
✓ Yang sebenarnya
Yesus pergi ke Yerusalem untuk Paskah — seperti setiap orang Yahudi yang taat. Pembersihan Bait Allah adalah respons terhadap apa yang Dia temukan di sana, bukan tujuan awal perjalanan.
✕ Sering dikira
Paskah ini adalah Paskah terakhir sebelum penyaliban
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah Paskah pertama yang dicatat Yohanes dalam pelayanan Yesus. Injil Yohanes mencatat tiga Paskah, dan yang terakhir adalah Paskah penyaliban beberapa tahun kemudian.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 2:13
Saat menghadiri ibadah atau perayaan rohani, periksa hati kita: apakah kita datang karena rutinitas atau benar-benar ingin bertemu dengan Allah? Jadikan setiap momen ibadah sebagai kesempatan untuk diperbarui, bukan sekadar menjalankan kewajiban.
Tuhan, mampukan aku datang ke hadapan-Mu dengan hati yang tulus dan bukan sekadar formalitas, agar setiap ibadah menjadi perjumpaan yang hidup. Amin.