Tubuh Yesus dibungkus dengan linen dan rempah

Yohanes 19:40

Penguburan yang Mulia untuk Raja yang Tersalib

Kemudian, mereka mengambil mayat Yesus dan membungkusnya dengan kain linen yang diberi rempah-rempah, sesuai adat penguburan orang Yahudi.

Yohanes 19:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yohanes 19:40?

Yusuf dan Nikodemus membungkus mayat Yesus dengan kain linen dan rempah-rempah menurut adat penguburan Yahudi. Ini menunjukkan bahwa mereka memperlakukan tubuh Yesus dengan sangat hormat, sesuai kebiasaan budaya mereka, sebagai tanda kasih dan penghargaan.

Latar belakang

Cara orang Yahudi menguburkan dengan hormat

Adat penguburan Yahudi melibatkan pembungkusan tubuh dengan kain linen dan penyelipan rempah-rempah aromatik di antara lapisan kain. Ini berbeda dari mumifikasi Mesir; tubuh tidak dibalsem tapi dibungkus dengan rempah untuk mengurangi bau dan menunjukkan penghormatan. Mereka melakukannya terburu-buru karena Sabat mendekat.

Di mana

Taman dekat Golgota, Yerusalem

Yusuf dan Nikodemus menyiapkan tubuh Yesus untuk penguburan dalam waktu terbatas sebelum Sabat

Kapan

~30 M

Setelah kematian Yesus, penguburan sebelum Sabat dimulai

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nikodemus membawa rempah-rempah
Tubuh Yesus diletakkan di kubur baru
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator (Yohanes)

Mencatat proses penguburan yang sesuai adat Yahudi

P

Kepada

Pembaca Injil Yohanes

Komunitas yang perlu melihat bahwa Yesus dikuburkan secara layak sesuai adat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἔδησαν

membungkus · wrapped / bound

Mengikat atau membungkus rapat; kata yang sama nanti dipakai untuk Lazarus yang dibungkus kain

ὀθονίοις

kain linen · linen cloths / strips

Kain linen yang lebar untuk membungkus seluruh tubuh — berbeda dengan satu lembar kain besar

ἔθος

adat penguburan · burial custom

Kebiasaan turun-temurun yang menunjukkan penghormatan kepada yang meninggal

Pembungkusan tubuh dengan linen (othoniois) sesuai adat menunjukkan penghormatan penuh kepada Yesus — dan detail kain linen ini nanti akan menjadi penting saat Petrus dan Yohanes menemukan kubur kosong di pasal 20.

Tahukah kamu

Kain Kafan Turin dan arkeologi penguburan Yahudi

Kain Kafan Turin (Shroud of Turin) yang kontroversial diklaim sebagai kain pembungkus Yesus. Terlepas dari perdebatan keasliannya, penelitian tentangnya telah membantu ilmu pengetahuan modern memahami lebih baik metode penguburan Yahudi abad pertama di Palestina.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 19:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yohanes 19:40

✕  Sering dikira

'Pembungkusan dengan rempah menunjukkan mereka tahu Yesus akan bangkit'

✓  Yang sebenarnya

Yusuf dan Nikodemus melakukan penguburan normal — mereka tidak mengharapkan kebangkitan; mereka hanya memberikan penghormatan terakhir

✕  Sering dikira

'Cara penguburan ini sama persis dengan mumifikasi Mesir'

✓  Yang sebenarnya

Penguburan Yahudi berbeda: tubuh tidak dibalsem, tidak dijaga bertahun-tahun seperti di Mesir, dan dilakukan dalam waktu singkat sebelum Sabat

Renungan

Renungan Singkat Yohanes 19:40

Cara kita menghormati orang yang telah meninggal, terutama dalam konteks iman, dapat menjadi kesaksian yang nyata. Kita bisa meneladani kepedulian dan kesungguhan mereka dalam melayani bahkan dalam hal-hal yang tampak kecil.

Tuhan, mampukan saya untuk melayani sesama dengan penuh hormat dan kasih, terutama dalam masa-masa sulit dan duka. Amin.