Firman diterima, iman terbentuk
Yohanes 17:8
Doa Paling Intim yang Pernah Didengar
“Sebab, Aku telah memberikan kepada mereka firman yang Engkau berikan kepada-Ku, dan mereka telah menerimanya serta benar-benar mengetahui bahwa Aku berasal dari Engkau, dan mereka percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku.”Yohanes 17:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, Yohanes bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”Yohanes 17:8 · TB
Terjemahan Baru
“Sudah Kusampaikan kepada mereka perkataan yang Bapa berikan kepada-Ku; dan mereka sudah menerimanya. Mereka tahu bahwa Aku benar-benar datang dari Bapa dan mereka percaya bahwa Bapalah yang mengutus Aku.”Yohanes 17:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena Aku sudah menyampaikan ajaran yang Engkau berikan kepada-Ku, dan mereka sudah menerima semuanya. Sekarang mereka tahu bahwa Aku benar-benar datang dari Bapa, dan mereka percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku.”Yohanes 17:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For I have given unto them the words which thou gavest me; and they have received them, and have known surely that I came out from thee, and they have believed that thou didst send me.”Yohanes 17:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 17:8?
Yesus menegaskan bahwa pesan yang Dia sampaikan adalah firman Allah, dan para murid telah menerimanya. Mereka juga yakin bahwa Yesus datang dari Allah, dan iman mereka didasarkan pada kebenaran yang mereka terima dari perkataan Yesus.
Latar belakang
Tiga langkah: diberi, diterima, dipercaya
Ayat ini menggambarkan proses yang rapi: Bapa memberi firman kepada Yesus, Yesus meneruskannya kepada murid-murid, dan mereka menerimanya lalu percaya. Ini bukan proses intelektual semata — kata 'percaya' di sini adalah komitmen penuh bahwa Yesus benar-benar diutus dari Bapa.
Di mana
Yerusalem
Malam Paskah, sesudah perjamuan terakhir
Kapan
~30 M
Doa Imam Besar
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, berdoa kepada Bapa malam sebelum salib
Kepada
Allah Bapa
Doa yang disaksikan para murid
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ῥήματα
firman · words
Kata-kata yang diucapkan (bukan logos yang merupakan konsep) — firman konkret yang disampaikan Yesus
ἔλαβον
menerimanya · received
Aorist — tindakan penerimaan yang sudah terjadi, seperti menerima pemberian dengan tangan
ἐπίστευσαν
percaya · they believed
Aorist — komitmen yang sudah dibuat, bukan sekadar pendapat yang berubah-ubah
Rantai ini lengkap: Bapa → Yesus → murid-murid. Firman diteruskan, diterima, dan direspons dengan kepercayaan — itulah yang Yesus laporkan kepada Bapa.
Tahukah kamu
Dua kata berbeda untuk 'menerima' dan 'percaya'
Yesus memakai dua kata yang berbeda: λαμβάνω (menerima seperti menerima hadiah) dan πιστεύω (percaya/berkomitmen). Menerima firman adalah langkah pertama; kepercayaan adalah respons yang lebih dalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 17:8
Roma 10:17
Proses yang sama: firman disampaikan → didengar → iman terbentuk
“Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran melalui firman tentang Kristus”
Yohanes 5:24
Percaya kepada Yesus terhubung langsung dengan percaya kepada Bapa yang mengutus-Nya
“Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku”
1 Tesalonika 2:13
Penerimaan firman dengan pengakuan sumbernya yang ilahi
“Kamu menerima firman Allah... bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagai firman Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 17:8
✕ Sering dikira
Para murid percaya hanya karena mereka pintar memilih guru yang benar
✓ Yang sebenarnya
Kepercayaan mereka lahir dari menerima firman yang diberikan Bapa melalui Yesus — ini bukan pencapaian pribadi mereka
✕ Sering dikira
Firman yang dimaksud adalah seluruh Alkitab
✓ Yang sebenarnya
Di sini merujuk pada pengajaran Yesus selama tiga tahun pelayanan-Nya — apa yang Ia katakan dan lakukan bersama mereka
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 17:8
Kita hidup di zaman yang penuh dengan berbagai informasi, namun firman Tuhan tetap menjadi kebenaran yang tidak berubah. Apakah kita sungguh-sungguh menerima firman-Nya dalam hati dan membiarkannya membentuk cara kita berpikir dan bertindak?
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menerima firman-Mu dengan hati yang terbuka dan mempercayai bahwa Engkau adalah Juruselamat yang diutus Bapa, agar imanku semakin teguh. Amin.