Jiwa yang Gelisah Menghadapi Jam-Nya
Yohanes 12:27-36
Yesus Berbicara tentang Kematian-Nya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Keguncangan Jiwa yang Jujur
Yesus secara terbuka menyatakan bahwa jiwa-Nya gelisah — Dia tidak pura-pura tenang menghadapi kematian. Dia bahkan mengucapkan doa yang kemudian Dia jawab sendiri: 'Apakah Aku harus minta diselamatkan dari jam ini? Tidak — justru untuk inilah Aku ada.' Ini bukan kelemahan, ini kejujuran manusiawi yang luar biasa.
Di mana
Yerusalem
Publik — bukan doa pribadi seperti di Taman Getsemani
Kapan
~30 M
Menjelang Paskah — tekanan kematian sudah sangat terasa
Yang berbicara
Yesus
Anak Allah yang bergumul secara manusiawi menghadapi kematian-Nya
Kepada
Para murid dan kerumunan di sekitarnya
Orang-orang yang menyertai Yesus di Yerusalem
Arti tiap ayat
Penjelasan Yohanes 12:27-36 Ayat per Ayat
Yohanes 12:27
Yesus mengungkapkan kemanusiaan-Nya: jiwanya gelisah menghadapi salib. Ia sempat berpikir untuk meminta Bapa menyelamatkan-Nya dari saat itu, tetapi Ia mengingat bahwa untuk itulah Ia datang. Ini menunjukkan ketaatan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:28
Yesus meminta Bapa memuliakan nama-Nya, merespons kegelisahan-Nya dengan doa. Lalu terdengar suara dari surga: Bapa telah memuliakan nama-Nya (melalui pelayanan Yesus) dan akan memuliakannya lagi (melalui salib,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:29
Orang banyak yang mendengar suara dari surga memberi reaksi berbeda: sebagian mengira itu guntur, sebagian lain mengira malaikat berbicara. Ini menunjukkan bahwa pengalaman pribadi dengan Tuhan bisa ditafsirkan secara…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:30
Yesus menjelaskan bahwa suara dari surga itu bukan untuk kepentingan-Nya, melainkan untuk kepentingan orang banyak—agar mereka percaya. Suara itu adalah tanda dari Bapa untuk menguatkan iman para pendengar dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:31
Yohanes 12:31 berbicara tentang penghakiman atas dunia dan pengusiran penguasa dunia, yaitu Iblis. Yesus menyatakan bahwa melalui kematian-Nya, kuasa kegelapan akan dikalahkan dan dunia akan dihakimi. Ini menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:32
Yohanes 12:32 berarti ketika Yesus disalibkan dan ditinggikan dari dunia, Dia akan menarik semua orang kepada-Nya. Ini merujuk pada kematian-Nya sebagai penebusan, yang menjadi daya tarik bagi semua orang untuk datang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:33
Yohanes 12:33 menjelaskan bahwa Yesus mengatakan hal itu untuk menunjukkan bagaimana Dia akan mati, yaitu dengan disalibkan. Dalam konteks ayat sebelumnya, 'ditinggikan' berarti diangkat di kayu salib, suatu kematian…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:34
Yohanes 12:34 merekam kebingungan orang banyak tentang pernyataan Yesus. Mereka tahu Mesias akan tinggal selama-lamanya, tetapi Yesus berbicara tentang Anak Manusia yang harus ditinggikan. Mereka bertanya siapa Anak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:35
Yohanes 12:35 menasihati orang banyak untuk berjalan dalam terang selama Yesus masih bersama mereka, agar kegelapan tidak menguasai mereka. Terang di sini adalah Yesus sendiri; orang yang berjalan dalam kegelapan tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 12:36
Yohanes 12:36 mengajak orang untuk percaya kepada terang selama terang itu ada, supaya mereka menjadi anak-anak terang. Setelah berkata demikian, Yesus pergi dan menyembunyikan diri, menunjukkan bahwa kesempatan untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →