Murid yang Tidak Ingin Mati
Yohanes 11:8
Lazarus Dibangkitkan dari Mati
“Para murid berkata kepada-Nya, “Guru, orang-orang Yahudi belum lama ini berusaha melempari Engkau dengan batu, apakah Engkau tetap akan ke sana lagi?””Yohanes 11:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?"”Yohanes 11:8 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka menjawab, "Bapak Guru, baru saja orang-orang Yahudi mau melempari Bapak dengan batu dan sekarang Bapak mau kembali lagi ke sana?"”Yohanes 11:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kami menjawab, “Guru, belum lama para pemimpin Yahudi hampir melempari Engkau dengan batu. Apakah Engkau sungguh-sungguh mau kembali ke sana?!””Yohanes 11:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“His disciples say unto him, Master, the Jews of late sought to stone thee; and goest thou thither again?”Yohanes 11:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 11:8?
Para murid mengingatkan Yesus bahwa orang-orang Yahudi baru saja mencoba melempari Dia dengan batu di Yudea. Mereka khawatir Yesus kembali ke sana akan membahayakan diri-Nya. Ini menunjukkan kekhawatiran manusia yang wajar, tetapi juga kurangnya pemahaman akan misi Yesus.
Latar belakang
Kekhawatiran yang Masuk Akal
Murid-murid bukan pengecut — mereka realistis. Pelemparan batu di Yudea baru saja terjadi. Bertanya 'kenapa kita balik ke sana?' adalah respon yang wajar. Mereka belum paham ada misi yang lebih besar sedang berjalan.
Di mana
Perea (seberang Yordan)
Sebelum berangkat ke Yudea
Kapan
~30 M
Setelah Yesus mengajak kembali ke Yudea
Yang berbicara
Para murid
Dua belas pengikut Yesus yang khawatir akan keselamatan-Nya
Kepada
Yesus
Anak Allah yang berinkarnasi, Tuhan atas hidup dan mati
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
λιθάσαι
lithasai · stone
Melempar dengan batu — bentuk hukuman mati dalam tradisi Yahudi
νῦν
nyn · recently
Sekarang, baru saja — menandai kejadian yang masih segar dalam ingatan
Ῥαββί
Rhabbi · Teacher
Rabi — guru yang dihormati dalam tradisi Yahudi
Para murid menggunakan gelar 'Rabi' — guru yang dihormati. Mereka tidak meragukan otoritas Yesus, tapi khawatir keselamatan-Nya (dan mungkin juga keselamatan mereka sendiri).
Tahukah kamu
Batu sebagai Hukuman Mati
Pelemparan batu dalam tradisi Yahudi adalah hukuman mati untuk penghujatan. Orang-orang Yahudi menganggap Yesus menghujat Allah dengan menyebut diri-Nya Anak Allah. Jadi ancaman itu sangat serius dan legal menurut hukum mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 11:8
Yohanes 10:31-33
Peristiwa batu yang baru terjadi dan diingat murid
“Orang Yahudi hendak melempari Yesus karena menganggap Dia menghujat.”
Matius 10:28
Prinsip yang akan segera diajarkan Yesus melalui tindakan
“Jangan takut kepada mereka yang membunuh tubuh tapi tidak kuasa membunuh jiwa.”
Yohanes 7:1
Konteks bahaya di Yudea yang sudah berlangsung lama
“Yesus tidak mau berjalan di Yudea karena orang Yahudi ingin membunuh-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 11:8
✕ Sering dikira
'Para murid tidak percaya kepada Yesus karena mereka takut'
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan mereka tidak berarti kurang iman — ini kekhawatiran yang masuk akal atas bahaya nyata
✕ Sering dikira
'Murid seharusnya langsung setuju tanpa bertanya'
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan mereka justru memberi Yesus kesempatan mengajarkan tentang cahaya dan kegelapan di ayat selanjutnya
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 11:8
Ketakutan bisa membuat kita ragu mengikuti kehendak Tuhan, terutama jika itu berisiko. Namun, Yesus tidak membiarkan ketakutan menghentikan misi-Nya. Kita pun dipanggil untuk berani, bukan karena tidak takut, tapi karena yakin Tuhan menyertai.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kekhawatiran yang berlebihan; beri aku keberanian untuk mengikuti panggilan-Mu. Amin.