Batu-batu diangkat untuk melempari Yesus
Yohanes 10:31
Yesus dan Bapa adalah Satu
“Sekali lagi, orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.”Yohanes 10:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.”Yohanes 10:31 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang-orang Yahudi mengambil lagi batu untuk melempari Yesus.”Yohanes 10:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar perkataan itu, sekali lagi para pemimpin Yahudi mengambil batu dan mau melempari Yesus sampai mati.”Yohanes 10:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the Jews took up stones again to stone him.”Yohanes 10:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 10:31?
Orang-orang Yahudi marah karena Yesus berkata, 'Aku dan Bapa adalah satu,' yang mereka anggap menghujat karena menyamakan diri dengan Allah.
Latar belakang
Hukum rajam berlaku untuk penghujatan
Rajam bukan impuls emosional — ini adalah eksekusi hukum Taurat untuk penghujatan (Imamat 24:16). Mereka mengambil batu bukan karena marah buta, tapi karena dalam logika mereka Yesus baru saja menghujat Allah dengan menyamakan diri dengan-Nya. Reaksi keras ini justru mengonfirmasi bahwa klaim Yesus sangat jelas dan dipahami dengan benar.
Di mana
Serambi Salomo, Bait Allah, Yerusalem
Lokasi Bait penuh dengan batu dari konstruksi dan reruntuhan — mudah dijangkau
Kapan
~29-30 M
Hari Raya Hanukkah, Yerusalem — situasi memanas
Yang berbicara
Yohanes (penulis)
Mencatat reaksi fisik ekstrem dari pendengar yang mendengar klaim Yesus
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Pembaca perlu tahu betapa radikalnya klaim Yesus di mata pendengarnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πάλιν
sekali lagi · again
Palin — menunjukkan pengulangan; Yohanes menghubungkan ini ke Yoh 8:59 secara eksplisit
ἐβάστασαν λίθους
mengambil batu · picked up stones
Ebastan lithous — mengangkat, membawa batu; tindakan fisik yang menunjukkan niat serius untuk eksekusi
λιθάσωσιν
melemparinya · stone him
Lithasōsin — subjunctive aorist; eksekusi dengan lemparan batu sesuai hukum Musa untuk penghujatan
Palin (sekali lagi) + lithous (batu) — reaksi yang sama dengan Yoh 8:59 menunjukkan pola: klaim Yesus tentang kesatuan dengan Allah selalu memicu respons eksekusi dari pendengar yang taat hukum.
Tahukah kamu
Ini sudah kedua kalinya orang-orang mencoba merajam Yesus
Di Yoh 8:59, setelah Yesus berkata 'sebelum Abraham ada, Aku telah ada', mereka juga mengambil batu. Sekarang di Yoh 10:31, lagi. Kata 'sekali lagi' (palin) di ayat ini memang menunjuk ke kejadian sebelumnya. Dua kali klaim setara dengan Tuhan, dua kali batu diangkat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 10:31
Yohanes 8:59
Kejadian pertama pengambilan batu setelah klaim 'sebelum Abraham ada, Aku telah ada'
“Lalu mereka mengambil batu untuk melempar kepada-Nya...”
Imamat 24:16
Hukum Taurat yang menjadi dasar niat mereka merajam Yesus
“Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati...”
Yohanes 5:18
Alasan penolakan yang sama sudah ada sejak Yoh 5
“...sebab bukan saja Ia meniadakan hukum Sabat, tetapi Ia juga menyebut Allah adalah Bapa-Nya sendiri, dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 10:31
✕ Sering dikira
'Mengambil batu berarti mereka hanya ingin mengancam Yesus, tidak sungguh-sungguh mau membunuh'
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks hukum Yahudi, mengambil batu untuk menghujat adalah langkah awal eksekusi resmi, bukan ancaman kosong
✕ Sering dikira
'Reaksi keras ini membuktikan klaim Yesus salah'
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — reaksi keras ini membuktikan pendengar mengerti klaim-Nya dan menolaknya, bukan karena tidak mengerti
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 10:31
Ketika kita mengklaim hubungan yang dekat dengan Allah, orang lain mungkin tidak memahami atau bahkan menolak. Tetaplah teguh dalam identitas kita sebagai anak-anak Allah, meski menghadapi penolakan.
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau satu dengan Bapa, dan kami boleh menjadi anak-anak-Mu. Amin.