Pengakuan Iman Marta
Yohanes 11:27
Lazarus Dibangkitkan dari Mati
“Marta berkata kepada-Nya, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Kristus, Anak Allah, yang datang ke dunia.””Yohanes 11:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."”Yohanes 11:27 · TB
Terjemahan Baru
“"Tuhan," jawab Marta, "saya percaya Tuhan Anak Allah, Raja Penyelamat yang akan datang ke dunia ini."”Yohanes 11:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia menjawab, “Ya, Tuhan. Saya percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah dan Kristus yang sudah dijanjikan untuk datang ke dalam dunia ini.””Yohanes 11:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“She saith unto him, Yea, Lord: I believe that thou art the Christ, the Son of God, which should come into the world.”Yohanes 11:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 11:27?
Marta mengaku imannya bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah, yang dijanjikan datang ke dunia. Ini adalah pengakuan yang sama dengan yang dibuat Petrus, dan menjadi dasar iman Kristen.
Latar belakang
Pengakuan Terlengkap dalam Yohanes
Pengakuan iman Marta mengandung tiga gelar sekaligus: Kristus, Anak Allah, dan yang datang ke dunia. Ini mungkin pengakuan iman paling komprehensif dalam Injil Yohanes — bahkan lebih lengkap dari pengakuan Petrus. Dan ini terjadi di tengah duka yang paling dalam.
Di mana
Di luar Betania
Akhir percakapan Marta dengan Yesus di luar desa
Kapan
~30 M
Akhir percakapan teologis dengan Marta
Yang berbicara
Marta
Saudari Lazarus dari Betania, sahabat dekat Yesus
Kepada
Yesus
Anak Allah yang berinkarnasi, Tuhan atas hidup dan mati
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πεπίστευκα
pepistеuka · believe
Aku percaya — perfect tense, keyakinan yang sudah terbentuk dan masih berlaku sekarang
Χριστός
Christos · Christ
Kristus — terjemahan Yunani dari Mesias, yang diurapi
ὁ υἱὸς τοῦ θεοῦ
ho huios tou theou · Son of God
Anak Allah — gelar yang menegaskan hubungan ilahi Yesus
Perfect tense pepistеuka berarti kepercayaan yang sudah terbentuk di masa lalu dan hasilnya masih aktif sekarang. Ini bukan iman yang baru saja muncul — Marta sudah percaya sejak lama.
Tahukah kamu
Pengakuan Iman Perempuan yang Sering Diabaikan
Banyak teolog sepanjang sejarah lebih fokus pada pengakuan Petrus di Matius 16. Tapi pengakuan Marta di sini tidak kalah kuat. Perbedaannya: ini terjadi di tengah krisis nyata, bukan saat aman. Iman Marta diuji oleh kesedihan, bukan kemudahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 11:27
Matius 16:16
Pengakuan serupa dari Petrus — Marta memberi pengakuan yang sama komprehensifnya
“Petrus berkata: 'Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.'”
Yohanes 1:49
Pola pengakuan iman yang terus berulang dalam Yohanes
“Natanael berkata: 'Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja Israel.'”
Yohanes 20:31
Ini tujuan Injil Yohanes — dan Marta sudah mencapainya
“Supaya kamu percaya bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 11:27
✕ Sering dikira
'Marta belum sepenuhnya mengerti siapa Yesus karena dia tidak bertanya lebih lanjut'
✓ Yang sebenarnya
Pengakuan Marta sangat lengkap — tiga gelar sekaligus. Yohanes mencatatnya sebagai contoh iman yang sempurna
✕ Sering dikira
'Marta lebih inferior dari Petrus dalam hal iman'
✓ Yang sebenarnya
Pengakuan Marta setara dengan Petrus, bahkan dibuat dalam kondisi yang lebih berat — di tengah duka kehilangan saudara
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 11:27
Pengakuan kita tentang Yesus bukan hanya pengetahuan, tetapi keyakinan pribadi yang mengubah hidup. Mari kita tegaskan iman kita kepada-Nya, bukan hanya dengan kata-kata tetapi juga perbuatan.
Tuhan, aku percaya Engkau adalah Kristus, Anak Allah; mampukan aku untuk hidup setia pada pengakuan imanku. Amin.