Suara Tuhan mengguncang langit
Yeremia 51:16
Pembalasan atas Babel
“Ketika Dia memperdengarkan suara-Nya, ada gemuruh air di langit, Dia membuat kabut naik dari ujung bumi. Dia membuat kilat dan hujan, Dia mengeluarkan angin dari tempat penyimpanan-Nya.”Yeremia 51:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila Ia memperdengarkan suara-Nya, menderulah bunyi air di langit, Ia menaikkan kabut awan dari ujung bumi, Ia membuat kilat serta dengan hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaan-Nya.”Yeremia 51:16 · TB
Terjemahan Baru
“Hanya dengan memberi perintah, menderulah air di cakrawala. Dari ujung-ujung bumi didatangkan-Nya awan, dan dibuat-Nya kilat memancar di dalam hujan, serta dikirim-Nya angin dari tempat penyimpanannya.”Yeremia 51:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When he uttereth his voice, there is a multitude of waters in the heavens; and he causeth the vapours to ascend from the ends of the earth: he maketh lightnings with rain, and bringeth forth the wind out of his treasures.”Yeremia 51:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 51:16?
Ayat ini melanjutkan gambaran kuasa Tuhan yang mengendalikan alam: saat Dia bersuara, air bergemuruh di langit, kabut naik, kilat dan hujan terjadi, serta angin keluar dari gudang-Nya. Ini menunjukkan bahwa alam semesta tunduk pada perintah-Nya.
Latar belakang
Kebesaran Tuhan vs. berhala
Ayat ini adalah bagian dari nyanyian pujian yang menegaskan kuasa Tuhan atas alam. Tuhan digambarkan sebagai Pencipta yang berdaulat, berbeda dengan berhala-berhala yang tidak berdaya. Konteksnya adalah nubuat penghancuran Babel, di mana Tuhan menunjukkan bahwa Dialah yang sesungguhnya berkuasa atas segala bangsa.
Di mana
Yerusalem (masa pelayanan Yeremia)
Konteks nubuat tentang Babel
Kapan
~600 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani ~40 tahun, sering disebut 'nabi yang menangis'
Kepada
Pembaca/umat Israel
Orang-orang yang hidup di pembuangan atau akan mengalami pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוֹל
qol · suara
Suara atau bunyi yang terdengar, sering dipakai untuk suara Tuhan yang penuh kuasa.
נָשִׂיא
nasi · kabut
Awan atau uap air yang naik dari bumi, menggambarkan siklus air yang Tuhan kendalikan.
רוּחַ
ruach · angin
Angin atau roh; kata yang sama untuk 'roh' dan 'napas', menunjukkan kuasa Tuhan yang tak terlihat.
Ketiga kata ini (suara, kabut, angin) menekankan bahwa Tuhan bekerja melalui elemen alam yang sering dianggap misterius. Suara-Nya mengguncang, kabut dan angin adalah alat-Nya, menegaskan kedaulatan-Nya atas ciptaan.
Tahukah kamu
Gemuruh air di langit
Frasa 'gemuruh air di langit' bisa merujuk pada pemahaman kuno tentang air di atas cakrawala (Kejadian 1:7). Ini menunjukkan bahwa Tuhan mengendalikan kosmos.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:16
Mazmur 135:7
hampir identik
“Ia menaikkan kabut dari ujung bumi, membuat kilat serta hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaan-Nya.”
Ayub 38:25-27
kuasa atas hujan
“Siapa memecahkan saluran bagi banjir dan jalan bagi kilat guruh, untuk menurunkan hujan ke tanah yang tidak berpenghuni?”
Yesaya 44:24
Pencipta alam
“Akulah TUHAN yang menjadikan segala sesuatu, yang membentangkan langit seorang diri, yang menghamparkan bumi sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 51:16
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya bicara tentang fenomena alam biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah puisi teologis yang menegaskan Tuhan sebagai Penguasa alam, bukan deskripsi meteorologi.
✕ Sering dikira
Kabut, kilat, dan angin adalah dewa-dewa alam.
✓ Yang sebenarnya
Semua elemen itu diciptakan dan dikendalikan oleh Tuhan, bukan kekuatan ilahi sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 51:16
Tuhan memegang kendali atas segala sesuatu, termasuk cuaca dan peristiwa alam. Ketika kita merasa takut menghadapi badai hidup, ingatlah bahwa Tuhan berkuasa atas semuanya dan dapat memberi kita ketenangan.
Tuhan, Engkau berkuasa atas alam; tenangkanlah hatiku di tengah badai kehidupan, Amin.