Negeri subur menjadi padang gurun

Yeremia 4:26

Panggilan untuk kembali, hukuman dari utara

PerikopBencana dari Utara · Yeremia 4:5-31 →
“Aku melihat dan mengamati, negeri yang subur itu menjadi padang belantara; dan semua kotanya diruntuhkan di hadapan TUHAN, di hadapan murka-Nya yang menyala.”

Yeremia 4:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 4:26?

Tanah yang subur menjadi gurun dan kota-kota runtuh karena murka Allah yang menyala. Ini menunjukkan bahwa berkat bisa berubah menjadi kutuk jika umat terus berbuat jahat dan tidak bertobat.

Latar belakang

Tanah subur menjadi kering

Yeremia melihat bahwa negeri yang tadinya subur dan produktif menjadi gurun tandus. Semua kota diruntuhkan di hadapan TUHAN, menunjukkan bahwa ini bukan sekadar bencana alam, melainkan murka Allah yang menyala.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan nubuat

Kapan

~600 SM

Periode nabi-nabi pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Masa pemerintahan Yoyakim
Pengepungan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi muda dari Anatot, dipanggil Tuhan untuk memberitakan penghakiman

P

Kepada

Pembaca / Yehuda

Bangsa Yehuda yang hidup pada masa menjelang pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הַכַּרְמֶל

hakarmel · negeri yang subur

kebun anggur, tanah yang subur dan ditanami

מִדְבָּר

midbar · padang belantara

padang gurun, tempat yang tandus dan sepi

חָרוֹן

charon · murka

kemarahan yang menyala-nyala

Kontras antara 'karmel' (tanah subur) dan 'midbar' (gurun) menunjukkan transformasi ironis: tempat yang subur menjadi kering karena murka Allah. Kata 'charon' menggambarkan panas yang membakar, bukan sekadar marah.

Tahukah kamu

Kata 'padang belantara' sering dipakai untuk tempat kosong

Dalam Ibrani, kata 'midbar' bisa berarti padang rumput untuk penggembalaan, tetapi di sini jelas merujuk pada tanah gersang yang tidak berpenghuni.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 4:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 4:26

✕  Sering dikira

Ini hanya hiperbola, tidak benar-benar terjadi

✓  Yang sebenarnya

Secara historis, Yehuda dihancurkan oleh Babel pada 586 SM, dan negeri itu menjadi rusak.

✕  Sering dikira

Murka Allah itu tidak adil karena orang benar ikut menderita

✓  Yang sebenarnya

Yeremia sendiri meratap, tetapi konteksnya adalah dosa kolektif; hukuman ini adalah akibat dari pelanggaran mereka.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 4:26

Jangan menganggap remeh anugerah Tuhan. Jika kita menyadari bahwa kita telah menyimpang, mari segera kembali kepada-Nya sebelum semuanya terlambat.

Tuhan, aku tidak ingin kehilangan berkat-Mu. Tolong aku untuk selalu setia dan menjauhi dosa. Amin.