Murka Dicurahkan, Amarah Dilampiaskan
Yehezkiel 7:8
Akibat Dosa yang Mengerikan
“Sekarang, Aku akan segera mencurahkan murka-Ku ke atasmu dan melampiaskan amarah-Ku terhadapmu, dan menghakimimu sesuai dengan jalan-jalanmu serta membalaskan kepadamu semua kekejianmu.”Yehezkiel 7:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekarang dengan segera Aku akan mencurahkan amarah-Ku atasmu dan melampiaskan murka-Ku kepadamu, Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah lakumu dan membalaskan kepadamu segala perbuatan-perbuatanmu yang keji.”Yehezkiel 7:8 · TB
Terjemahan Baru
“Tak lama lagi kamu akan merasakan murka-Ku yang dahsyat. Kamu Kuadili sesuai dengan perbuatanmu. Akan Kubalaskan kepadamu segala perbuatanmu yang keji.”Yehezkiel 7:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now will I shortly pour out my fury upon thee, and accomplish mine anger upon thee: and I will judge thee according to thy ways, and will recompense thee for all thine abominations.”Yehezkiel 7:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 7:8?
Ayat 8 menegaskan bahwa murka Allah akan segera dicurahkan dan amarah-Nya dilampiaskan. Allah akan menghakimi sesuai dengan jalan hidup mereka dan membalaskan semua kekejian mereka. Ini menekankan keadilan Allah yang pasti, tanpa pandang bulu, karena dosa tidak dibiarkan begitu saja.
Latar belakang
Murka yang Tak Terhindarkan
TUHAN menyatakan akan segera mencurahkan murka-Nya dan melampiaskan amarah-Nya kepada umat yang terus berbuat jahat. Ia akan menghakimi mereka sesuai dengan perbuatan mereka dan membalaskan semua kekejian mereka. Mata-Nya tidak akan menyayangkan atau berbelas kasihan.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan, di tengah kota
Kapan
~593 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Hakim yang adil yang tidak menyayangkan orang berdosa
Kepada
Penduduk negeri Israel
Orang-orang yang terus berbuat kekejian di hadapan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַף
af · Murka
Secara harfiah berarti 'hidung' atau 'nafas', sering dipakai untuk kemarahan yang menyala-nyala.
שָׁפַךְ
shafakh · Mencurahkan
Berarti menuangkan seperti air, menyiratkan kelimpahan dan ketidaktertahanan.
תּוֹעֵבָה
to'eva · Kekejian
Hal yang menjijikkan dan memualkan bagi Allah, sering terkait dengan penyembahan berhala.
Kata 'af' (murka) menunjukkan kemarahan yang membara, 'shafakh' (mencurahkan) menggambarkan pemuntahan yang deras, dan 'to'eva' (kekejian) adalah hal yang sangat menjijikkan bagi Allah. Ini menunjukkan respons Allah yang sangat serius terhadap dosa.
Tahukah kamu
Frasa berulang
Ungkapan 'Aku akan menghakimi kamu sesuai dengan jalan-jalanmu' muncul beberapa kali dalam kitab ini (7:3, 8, 27; 18:30), menekankan keadilan Allah yang setimpal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:8
Yeremia 42:18
Murka tercurah ke Yerusalem
“Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Seperti murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku telah tercurah ke atas penduduk Yerusalem, demikianlah akan tercurah kehangatan amarah-Ku ke atas kamu.”
Ratapan 2:17
Tanpa belas kasihan
“TUHAN telah melakukan apa yang dirancang-Nya, Ia telah melaksanakan firman yang difirmankan-Nya pada zaman dahulu; Ia telah meruntuhkan tanpa belas kasihan, Ia telah membuat musuhmu bersukacita karena keadaanmu.”
Roma 2:5
Murka bagi orang berdosa
“Tetapi engkau menyimpan murka bagi dirimu sendiri pada hari murka dan penyataan penghakiman Allah yang adil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:8
✕ Sering dikira
Mengira 'mata tidak menyayangkan' berarti Allah kejam dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Keadilan Allah menuntut hukuman, tetapi Ia juga penuh kasih dan kesabaran. Di sini, umat telah menolak belas kasihan-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap 'membalaskan' sebagai tindakan balas dendam pribadi.
✓ Yang sebenarnya
'Membalas' dalam konteks ini adalah memberikan ganjaran yang adil atas perbuatan, bukan balas dendam emosional.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 7:8
Kita cenderung menganggap kasih Allah berarti Dia tidak akan menghukum, padahal kasih dan keadilan-Nya berjalan bersama. Jangan remehkan dosa; sadari bahwa Allah serius tentang kekudusan dan menginginkan kita bertobat.
Ya Tuhan, sadarkan kami akan kekudusan-Mu dan keadilan-Mu yang pasti, sehingga kami tidak menganggap remeh dosa dalam hidup kami. Amin.