Pendengar yang pura-pura
Yehezkiel 33:30
Penjaga dan Pertobatan Sejati
PerikopYerusalem telah Ditaklukkan · Yehezkiel 33:21-33 →““Akan tetapi, mengenai kamu, anak manusia, orang-orang sebangsamu yang membicarakanmu di dekat tembok-tembok dan di pintu-pintu rumah, berkata satu dengan yang lain, masing-masing kepada saudaranya, ‘Datanglah, dan dengarkanlah pesan yang datang dari TUHAN.’”Yehezkiel 33:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan engkau anak manusia, teman- temanmu sebangsa bercakap-cakap mengenai engkau dekat tembok-tembok dan di pintu rumah-rumah dan berkata satu sama lain, masing-masing kepada temannya. Silakan datang dan dengar, apa yang difirmankan oleh TUHAN!”Yehezkiel 33:30 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Hai manusia fana, engkau telah menjadi buah bibir orang sebangsamu waktu mereka saling bertemu di dekat tembok-tembok kota atau di depan pintu-pintu rumah. Mereka berkata seorang kepada yang lain, 'Ayo, kita dengarkan apa pesan TUHAN hari ini.'”Yehezkiel 33:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Also, thou son of man, the children of thy people still are talking against thee by the walls and in the doors of the houses, and speak one to another, every one to his brother, saying, Come, I pray you, and hear what is the word that cometh forth from the LORD.”Yehezkiel 33:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 33:30?
Yehezkiel 33:30 mengungkapkan bahwa orang-orang sebangsa Yehezkiel berbicara tentang dia di dekat tembok dan pintu rumah, berkata, 'Datanglah, dengarkan pesan dari TUHAN.' Mereka menunjukkan minat lahiriah, tetapi nanti dikatakan bahwa mereka tidak melakukan firman yang mereka dengar.
Latar belakang
Gosip di kalangan umat
Allah memberi tahu Yehezkiel bahwa orang-orang sebangsanya membicarakannya di dekat tembok dan pintu rumah. Mereka berkata, 'Datanglah, dengarkanlah pesan dari TUHAN,' tetapi mereka datang dengan hati yang tidak tulus, hanya ingin mendengar perkataan yang menarik.
Di mana
Babel (Tel Aviv, dekat Sungai Kebar)
Di perkampungan para buangan, mungkin di rumah atau dekat tembok kota
Kapan
~587 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yehezkiel
Kepada
Nabi Yehezkiel
Imam dan nabi yang dipanggil Allah di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבַר
dabar · membicarakan
berbicara tentang, memperbincangkan; sering berarti membicarakan dengan maksud tertentu
דָּבָר
dabar · pesan
firman, perkataan; juga berarti hal atau perkara
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah
Kata 'dabar' muncul dua kali: orang membicarakan 'pesan' (dabar) dari TUHAN. Namun pembicaraan itu tidak disertai ketaatan, menunjukkan bahwa mendengar firman tidak sama dengan melakukan firman.
Tahukah kamu
Tembok sebagai tempat berkumpul
Di kota-kota kuno, tembok kota adalah tempat umum untuk bertemu dan berinteraksi; obrolan di sana sering menjadi tempat tersebarnya berita dan gosip.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 33:30
Yakobus 1:22
mendengar vs melakukan
“Jadilah pelaku firman, bukan hanya pendengar saja.”
Matius 7:21
pengakuan tanpa ketaatan
“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”
Yehezkiel 14:3
hati yang menyimpang
“Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 33:30
✕ Sering dikira
Mengira bahwa nabi Yehezkiel populer dan dihormati oleh semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Faktanya, mereka datang karena penasaran atau mencari hiburan, bukan untuk bertobat; hati mereka tetap mengejar keuntungan yang tidak jujur.
✕ Sering dikira
Menganggap pembicaraan di tembok itu hanya gosip biasa yang tidak serius.
✓ Yang sebenarnya
Allah mencatatnya sebagai masalah spiritual: mereka mendengar firman tetapi tidak melakukannya, sehingga menjadi pendengar palsu.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 33:30
Jangan hanya antusias mendengarkan firman Tuhan atau membicarakannya, tetapi praktikkan dalam hidup. Tuhan melihat hati, bukan sekadar kata-kata manis.
Tuhan, jadikan aku pendengar yang melakukan firman-Mu, bukan hanya penikmat khotbah. Amin.