Firman Setelah Kabar

Yehezkiel 33:23

Penjaga dan Pertobatan

Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,

Yehezkiel 33:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 33:23?

Firman Tuhan kembali datang kepada Yehezkiel setelah peristiwa jatuhnya Yerusalem. Ini menunjukkan bahwa Tuhan terus berkomunikasi dengan nabi-Nya, memberikan pesan baru untuk umat yang sedang dalam krisis.

Latar belakang

Firman Baru

Setelah kabar jatuhnya Yerusalem, TUHAN kembali berfirman kepada Yehezkiel. Ini menandakan awal dari pesan-pesan pengharapan untuk Israel yang baru, bukan sekadar hukuman.

Di mana

Tel Aviv, Babel

Di rumah Yehezkiel, saat merenung

Kapan

~586 SM

Pembuangan di Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Yerusalem
Pemulihan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel yang berbicara kepada nabi-Nya

Y

Kepada

Yehezkiel

Nabi yang setia di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבָר

dabar · firman

Perkataan yang berkuasa, tidak hanya omongan.

הָיָה

hayah · datang

Terjadi, nyata; firman menjadi nyata.

אֵלַי

elay · kepadaku

Ke arahku; hubungan personal.

Firman bukan sekadar ide, tetapi peristiwa yang datang dari Allah dan ditujukan secara pribadi kepada nabi-Nya.

Tahukah kamu

Kira-kira Tanggalnya

Tanggal tersebut (bulan ke-10, hari ke-5) dihitung sebagai 19 Januari 586 SM, menurut kronologi Alkitab.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 33:23

Yeh. 1:3

Pola umum

firman TUHAN datang kepada Yehezkiel

Yer. 1:4

Pengalaman nabi

firman TUHAN datang kepadaku

2 Pet. 1:21

Sumber ilahi

oleh dorongan Roh Kudus

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 33:23

✕  Sering dikira

Peristiwa ini hanya tentang sejarah Israel.

✓  Yang sebenarnya

Ada prinsip abadi tentang hubungan Allah dengan umat-Nya.

✕  Sering dikira

Firman hanya untuk para nabi zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Allah masih berbicara melalui Alkitab hari ini.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 33:23

Jangan berhenti mencari Tuhan setelah mengalami kegagalan atau kehancuran. Dia masih berbicara dan punya rencana pemulihan.

Tuhan, buka telingaku untuk mendengar suara-Mu di tengah keadaan sulit. Amin.