Firman di Tahun Kesebelas

Yehezkiel 26:1

Nubuat Melawan Tirus

Pada tahun kesebelas, hari pertama bulan itu, firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,

Yehezkiel 26:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 26:1?

Tuhan berbicara kepada Yehezkiel pada tanggal tertentu, menunjukkan bahwa firman-Nya datang pada waktu yang spesifik dan nyata dalam sejarah, bukan sekadar gagasan abstrak.

Latar belakang

Waktu yang Tepat

Ayat ini menandai tanggal penerimaan firman Tuhan: tahun kesebelas, hari pertama bulan itu. Ini terjadi saat Yerusalem sedang terkepung, dan Tirus bersukacita atas kehancuran Yerusalem.

Di mana

Babel

Di tepi sungai Kebar, tempat para buangan

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Nabi Yehezkiel, imam di pembuangan

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang Yahudi di pembuangan Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָיָה

hayah · datanglah

terjadi, menjadi

דָּבָר

dabar · firman

perkataan, pesan

אֶל

el · kepada

ke arah, kepada

Firman Tuhan bukan sekadar informasi, tetapi peristiwa yang terjadi secara nyata pada waktu tertentu. Ini menunjukkan bahwa pesan Tuhan relevan dalam sejarah nyata.

Tahukah kamu

Tanggal yang Signifikan

Tahun kesebelas kemungkinan merujuk pada tahun pemerintahan raja Yehuda, Zedekia. Ini adalah masa kritis ketika Babel menghancurkan Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 26:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 26:1

✕  Sering dikira

Tanggal ini tidak penting, hanya formalitas.

✓  Yang sebenarnya

Tanggal ini mengikat nubuat pada sejarah nyata, menegaskan bahwa Tuhan bekerja dalam waktu.

✕  Sering dikira

Firman Tuhan hanya untuk Yehezkiel secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Firman ini ditujukan untuk disampaikan kepada umat, bukan sekadar pribadi.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 26:1

Tuhan masih berbicara pada waktu-waktu tertentu dalam hidup kita. Jadilah peka dan siap mendengarkan suara-Nya setiap hari, karena Dia ingin menuntun langkah kita.

Ya Tuhan, bukalah telinga dan hatiku untuk mendengarkan suara-Mu setiap hari, agar aku dapat hidup sesuai kehendak-Mu. Amin.