Firman TUHAN kepada Yehezkiel

Yehezkiel 18:1

Setiap Orang Bertanggung Jawab atas Diri Sendiri

PerikopKeadilan yang Murni · Yehezkiel 18:1-32 →
“Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”

Yehezkiel 18:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 18:1?

Ayat ini adalah pengantar di mana Tuhan berbicara kepada Yehezkiel. Tuhan menanyakan mengapa orang Israel terus memakai peribahasa yang menyalahkan generasi sebelumnya atas dosa mereka sendiri. Ini menunjukkan bahwa Tuhan ingin mengubah cara pandang mereka tentang tanggung jawab pribadi.

Latar belakang

Pertanyaan yang Menyalahkan Tuhan

Tuhan menyela Yehezkiel untuk merespons perumpamaan populer yang dipakai orang Israel untuk menyalahkan nasib mereka. Mereka berkata bahwa dosa orang tua membuat anak-anak menderita, dan itu terasa tidak adil.

Di mana

Tel Aviv, Babel

Tepi sungai Kebar, tempat tinggal para buangan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem (586 SM)
Pemulihan Israel (538 SM)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~30-50 tahun

O

Kepada

Orang Israel di pembuangan

Masyarakat Yehuda yang dibawa ke Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָיָה

hayah · datang

menjadi atau terjadi; sering dipakai untuk menyatakan firman yang disampaikan

דָבָר

dabar · firman

perkataan atau perkara; dalam konteks ini menunjukkan pesan ilahi

אֵלַי

elai · kepadaku

arah kepadaku, menekankan penerima wahyu

Kombinasi 'hayah' dan 'dabar' menunjukkan bahwa firman Tuhan adalah peristiwa yang hidup, bukan sekadar informasi. Tuhan berkomunikasi secara pribadi kepada nabi, menekankan bahwa pesan ini benar-benar dari Dia.

Tahukah kamu

Perumpamaan yang Menjadi Pepatah

Perumpamaan 'anggur asam' ini bukan sekadar peribahasa, tapi menjadi semacam protes sosial terhadap penderitaan yang mereka alami di pembuangan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 18:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 18:1

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya pengantar biasa tanpa makna teologis.

✓  Yang sebenarnya

Frase ini menegaskan otoritas ilahi dan keaslian pesan yang akan disampaikan.

✕  Sering dikira

Mengira nabi sedang merenung sendiri dan menulis.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pengalaman supranatural di mana Tuhan berbicara langsung kepada nabi.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 18:1

Pernahkah kita menyalahkan orang tua atau keadaan masa lalu atas masalah kita? Hari ini, beranilah mengambil tanggung jawab atas pilihan dan tindakan kita sendiri.

Tuhan, ampuni aku jika aku sering menyalahkan orang lain; ajarilah aku bertanggung jawab atas hidupku. Amin.