Perjanjian Abadi yang Dipulihkan
Yehezkiel 16:61
Kisah Yerusalem yang Tidak Setia
PerikopAllah Meneguhkan Perjanjian-Nya · Yehezkiel 16:59-63 →“Dengan begitu, kamu akan ingat jalan-jalanmu, dan menjadi malu ketika kamu menerima saudara-saudara perempuanmu, baik kakakmu maupun adikmu, dan Aku akan memberikan mereka kepadamu sebagai anak-anak perempuan, tetapi bukan karena perjanjian denganmu.”Yehezkiel 16:61 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Barulah engkau teringat kepada kelakuanmu dan engkau merasa malu, pada waktu Aku mengambil kakak- kakakmu, baik yang tertua maupun yang termuda, dan memberikan mereka kepadamu menjadi anakmu, tetapi Yehezkiel 16.62–17.4 74 bukan berdasarkan engkau memegang perjanjian.”Yehezkiel 16:61 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau akan teringat kepada perbuatan-perbuatanmu dan merasa malu sewaktu saudara-saudaramu Kukembalikan kepadamu. Mereka akan Kujadikan seperti anak-anakmu, meskipun hal itu tidak termasuk dalam perjanjian-Ku denganmu.”Yehezkiel 16:61 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then thou shalt remember thy ways, and be ashamed, when thou shalt receive thy sisters, thine elder and thy younger: and I will give them unto thee for daughters, but not by thy covenant.”Yehezkiel 16:61 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 16:61?
Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun Israel telah melanggar perjanjian pertama, Tuhan tetap setia. Ia berjanji untuk mengingat perjanjian lama dan menegakkan perjanjian abadi yang baru. Ini adalah berita tentang kasih karunia dan pemulihan, di mana Tuhan mengambil inisiatif untuk memulihkan hubungan meskipun umat-Nya tidak setia.
Latar belakang
Janji Pemulihan dan Perjanjian Abadi
Allah berjanji untuk mengingat perjanjian-Nya dengan Yerusalem dari masa mudanya, yaitu perjanjian Sinai, dan akan menegakkan perjanjian yang baru dan abadi dengan mereka. Ini menunjukkan bahwa meskipun Yerusalem telah melanggar perjanjian, Allah tetap setia dan akan memulihkan hubungan itu.
Di mana
Babilonia
Dalam penglihatan nabi Yehezkiel
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang setia, penuh kasih setia
Kepada
Yerusalem
Kota yang dilambangkan sebagai perempuan yang tidak setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָכַר
zakhar · ingat
mengingat dengan tindakan; tidak hanya sekadar memikirkan, tetapi bertindak sesuai dengan ingatan itu
קוּם
qum · tegakkan
berdiri, menegakkan; menegakkan perjanjian berarti membuatnya berlaku secara permanen
עוֹלָם
olam · abadi
kekal, selama-lamanya; menunjukkan waktu yang tak terbatas
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah tidak hanya bernostalgia, tetapi bertindak nyata untuk menegakkan perjanjian yang permanen, melampaui kegagalan manusia.
Tahukah kamu
Perjanjian Abadi
Istilah 'perjanjian abadi' muncul 15 kali dalam Perjanjian Lama, dan di sini menunjuk pada perjanjian yang tidak akan pernah rusak, berbeda dengan perjanjian Sinai yang dapat dilanggar oleh manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 16:61
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 16:61
✕ Sering dikira
Perjanjian abadi itu hanya untuk bangsa Israel
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian ini adalah dasar bagi perjanjian baru yang mencakup semua bangsa melalui Kristus.
✕ Sering dikira
Allah mengingat perjanjian karena Yerusalem layak
✓ Yang sebenarnya
Inisiatif sepenuhnya dari Allah, bukan karena kebaikan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 16:61
Kita mungkin merasa telah gagal dalam komitmen kita kepada Tuhan, tetapi ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan selalu setia. Dia tidak membuang kita, melainkan menawarkan perjanjian baru yang penuh kasih. Mari kita terima kasih karunia-Nya dan hidup dalam hubungan yang diperbarui dengan-Nya.
Tuhan, terima kasih atas kesetiaan-Mu yang tak pernah gagal; pulihkanlah hubunganku dengan-Mu dan tegakkan perjanjian abadi dalam hidupku. Amin.