Tuhan Berfirman kepada Yehezkiel
Yehezkiel 15:1
Perumpamaan Pohon Anggur yang Tak Berguna
PerikopYerusalem, Pohon Anggur yang Tidak Berguna · Yehezkiel 15:1-8 →“Firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”Yehezkiel 15:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:”Yehezkiel 15:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepadaku,”Yehezkiel 15:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the word of the LORD came unto me, saying,”Yehezkiel 15:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 15:1?
Ayat ini menunjukkan bahwa Yehezkiel menerima firman Tuhan secara langsung. Ini adalah pembukaan dari perumpamaan tentang pohon anggur yang tidak berguna, yang menggambarkan bagaimana Tuhan akan menghakimi umat-Nya yang tidak setia.
Latar belakang
Firman TUHAN datang
Yehezkiel menerima wahyu langsung dari Tuhan. Ini adalah pengantar perumpamaan yang akan disampaikan Tuhan.
Di mana
Babel (pembuangan)
Tempat penulisan kitab, mungkin di rumah Yehezkiel di tepi sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yehezkiel, mencatat wahyu Allah.
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang membaca kitab Yehezkiel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבָר
davar · Firman
Perkataan atau pesan yang disampaikan
יהוה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel
הָיָה
hayah · datang
Terjadi atau menjadi
Firman TUHAN bukan sekadar informasi, melainkan peristiwa yang terjadi—aktif dan berkuasa.
Tahukah kamu
Firman yang datang
Ungkapan 'Firman TUHAN datang' adalah pola umum dalam kitab nabi-nabi, menandakan otoritas ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 15:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 15:1
✕ Sering dikira
Firman TUHAN berarti sebuah buku yang jatuh dari langit.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah komunikasi langsung dari Allah kepada nabi.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya pengantar, tidak penting.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menegaskan bahwa pesan berikut berasal dari Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 15:1
Seperti Yehezkiel, kita perlu terbuka mendengarkan suara Tuhan, bahkan ketika pesan-Nya mungkin sulit. Jangan menutup hati terhadap teguran yang membangun.
Tuhan, bukalah telingaku untuk mendengarkan firman-Mu dengan rendah hati. Amin.