Anak Domba Berdiri Seperti Telah Disembelih
Wahyu 5:6
Kristus yang Unik dan Penuh Kuasa
“Dan, aku melihat di tengah-tengah takhta dan 4 makhluk tadi, dan di tengah-tengah para tua-tua itu seekor Anak Domba berdiri, seperti telah disembelih, yang memiliki tujuh tanduk dan tujuh mata, yaitu tujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.”Wahyu 5:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. Wahyu 5.7–11 18”Wahyu 5:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian saya melihat seekor Anak Domba berdiri di tengah-tengah takhta itu, dikelilingi oleh keempat makhluk dan semua pemimpin itu. Anak Domba itu nampaknya seperti sudah disembelih. Ia mempunyai tujuh tanduk dan tujuh mata: yaitu tujuh roh dari Allah yang sudah diutus ke seluruh dunia.”Wahyu 5:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian saya melihat seekor Anak Domba berdiri di dekat takhta besar itu dikelilingi oleh keempat makhluk dan pemimpin-pemimpin tadi. Anak Domba itu kelihatan seperti sudah pernah dibunuh. Dia juga mempunyai tujuh tanduk dan tujuh mata yang menggambarkan seluruh kekuatan Roh Allah yang diutus ke seluruh dunia.”Wahyu 5:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I beheld, and, lo, in the midst of the throne and of the four beasts, and in the midst of the elders, stood a Lamb as it had been slain, having seven horns and seven eyes, which are the seven Spirits of God sent forth into all the earth.”Wahyu 5:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 5:6?
Yohanes melihat seekor Anak Domba berdiri di tengah takhta, yang kelihatan seperti telah disembelih, dengan tujuh tanduk dan tujuh mata, yaitu ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. Anak Domba ini melambangkan Yesus yang berkorban, tetapi penuh kuasa (tanduk) dan hikmat (mata) dari Roh Kudus.
Latar belakang
Kejutan dramatis—bukan singa yang ganas, tapi Anak Domba yang luka
Yohanes mengharapkan melihat Singa yang mengganas, tetapi sebagai gantinya dia melihat sesuatu yang membingungkan dan indah: seekor Anak Domba berdiri seperti telah disembelih. Domba itu memiliki tujuh tanduk (simbol kekuatan sempurna) dan tujuh mata (simbol penglihatan sempurna dan pengetahuan), yang mewakili tujuh Roh Allah. Paradoks ini adalah jantung dari injil—kekuatan sejati terletak pada pengorbanan, kemuliaan sejati dalam kerendahan.
Di mana
Surga
Di tengah takhta, di antara makhluk-makhluk surgawi dan dua puluh empat tua-tua
Kapan
~96 M
Saat Kristus diundang ke panggung sebagai pemenang yang mulia
Yang berbicara
Yohanes
Nabi yang menggambarkan visinya dengan detail simbolis yang kaya
Kepada
Jemaat di Asia
Umat Kristen yang perlu memahami Kristus sebagai pemenang sekaligus penderita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀρνίον (arnían)
Anak Domba · Lamb
Domba muda, dalam tradisi Yahudi melambangkan kurban pengorbanan, juga kelembutan dan ketergantungan pada Bapa
σφάζω (spházō)
disembelih · slain
Dibunuh dengan berdarah, dikurbankan, istilah yang digunakan untuk ritual pengorbanan Yerusalem
ἑπτὰ κέρατα (hepta kerata)
tujuh tanduk · seven horns
Tanduk melambangkan kekuatan; tujuh adalah angka kesempurnaan—kekuatan ilahi yang sempurna
Anak Domba yang 'disembelih' tetapi berdiri hidup adalah paradoks pusat Kristianitas—penderitaan dan kemenangan yang bersatu dalam satu sosok yang melambangkan penebusan universal.
Tahukah kamu
Domba dengan tujuh tanduk adalah simbol yang tidak masuk akal dalam alam nyata
Tidak ada domba yang memiliki tujuh tanduk—ini adalah visi yang sepenuhnya simbolis. Yohanes menggunakan gambaran yang tidak mungkin secara fisik untuk mengekspresikan sesuatu yang melampaui dunia fisik: kekuatan spiritual yang diwujudkan melalui pengorbanan, makna eskatologis yang disembuhkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 5:6
Yohanes 1:29
identitas Yesus sebagai Anak Domba yang mengorbankan diri untuk dunia
“Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia”
1 Korintus 5:7
Kristus sebagai pemenuhan pengorbanan Paskah Yahudi yang sempurna
“Kristus, Anak Domba Paskah kita, telah dikorbankan”
Yesaya 53:7
nubuat tentang penderitaan hamba Tuhan yang digenapi dalam Kristus
“Dia diperlakukan kasar dan mengalami penderitaan... seperti anak domba dibawa ke penyembelihan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 5:6
✕ Sering dikira
Anak Domba yang 'disembelih' berarti Kristus masih menderita atau belum diangkat
✓ Yang sebenarnya
Yohanes menggambarkan 'disembelih' sebagai ciri abadi—menandakan pengorbanan-Nya selamanya adalah identitas dan pahlawan-Nya sebagai Penebus
✕ Sering dikira
Tujuh tanduk dan tujuh mata berarti Kristus memiliki banyak kekuatan terpisah
✓ Yang sebenarnya
Ketujuh tanduk dan mata adalah simbol tunggal dari kekuatan dan penglihatan Ilahi yang sempurna dan kesatuan
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 5:6
Yesus bukan hanya pemenang, tetapi juga pengorbanan yang hidup. Dia memberikan Roh Kudus untuk membimbing kita. Kita dapat hidup dalam kuasa dan hikmat-Nya setiap hari.
Tuhan Yesus, terima kasih untuk pengorbanan-Mu dan Roh-Mu yang menuntun; penuhi aku dengan kuasa dan hikmat-Mu. Amin.