Pencarian di Seluruh Ciptaan
Wahyu 5:3
Tidak Ada Satupun yang Layak
“Akan tetapi, tidak ada seorang pun, baik yang di surga, di bumi, maupun yang di bawah bumi yang dapat membuka atau melihat bagian dalam gulungan itu.”Wahyu 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.”Wahyu 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi baik di surga, maupun di bumi, atau di bawah bumi sekalipun tidak terdapat seorang juga yang sanggup membuka buku itu, dan melihat ke dalamnya.”Wahyu 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ternyata tidak seorang pun— baik yang ada di surga, di bumi, maupun di bawah bumi— yang layak membuka atau melihat bagian dalamnya.”Wahyu 5:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And no man in heaven, nor in earth, neither under the earth, was able to open the book, neither to look thereon.”Wahyu 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 5:3?
Tidak ada satu pun makhluk di surga, di bumi, atau di bawah bumi yang mampu membuka gulungan itu atau melihat isinya. Ini menunjukkan bahwa seluruh ciptaan tidak ada yang layak menjalankan penghakiman atau menyatakan rencana Allah. Hanya Allah sendiri yang layak.
Latar belakang
Pencarian komprehensif menghasilkan harapan kosong
Yohanes melaporkan dengan detail yang mencolok: tidak ada siapa pun—bukan di surga dengan makhluk-makhluk surgawi mereka, bukan di bumi dengan manusia, bukan di bawah bumi dengan makhluk-makhluk yang tidak terlihat. Pencarian itu totalitas dan berakhir dengan nol. Tidak ada pembuka, tidak ada yang layak, tidak ada harapan dari perikanan apa pun di seantero ciptaan.
Di mana
Surga dan seterusnya
Pencarian meluas ke surga, bumi, dan alam bawah—seluruh tatanan ciptaan
Kapan
~96 M
Saat realisasi ketiadaan pengganti bagi Kristus
Yang berbicara
Penutur Naratif
Yohanes melaporkan apa yang dia saksikan dalam visi
Kepada
Pembaca Jemaat
Umat Kristen yang mendengarkan atau membaca kesaksian Yohanes
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δύναμαι (dýnamai)
dapat · could
Memiliki kemampuan atau kekuatan untuk melakukan sesuatu, dinyatakan dalam konteks ketidakberdayaan
ἀνοίγω (anoígō)
membuka · open
Menyingkapkan, mengungkap, atau memberikan akses ke hal yang sebelumnya tersembunyi
βλέπω (blépō)
melihat · see
Melihat dengan mata atau memahami dengan pikiran, dalam konteks ini: mengetahui isi
Ketiga verba ('dapat,' 'membuka,' 'melihat') semuanya dinegasikan—pengulangan yang kuat dari ketiadaan lengkap kemampuan, pengetahuan, dan akses dalam ciptaan.
Tahukah kamu
Struktur tiga ranah menunjukkan kedalaman masalah
Dengan menyebut 'surga, bumi, dan bawah bumi,' Yohanes menggunakan cara Yahudi untuk mengatakan 'segalanya.' Ini bukan hanya mengatakan 'tidak ada yang bisa'—ini mengatakan 'benar-benar tidak ada siapa pun, di mana pun.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 5:3
Yohanes 1:3
hanya Kristus yang melampaui ciptaan dan berhak atas rencana penciptaan
“Semua sesuatu dijadikan oleh Dia, dan tanpa Dia tidak ada sesuatu pun juga yang telah dijadikan”
Kolose 1:17
kesadaran bahwa hanya Kristus yang dapat memahami dan menggenggam tatanan kosmik
“Dia lebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu berdiri dalam Dia”
Wahyu 19:12
ketentuan Allah yang hanya dapat dimengerti oleh Allah sendiri
“Dia memakai sebuah nama yang tidak diketahui siapa pun selain Dia sendiri”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 5:3
✕ Sering dikira
Tidak ada yang layak berarti tidak ada solusi—Tuhan tidak memiliki rencana
✓ Yang sebenarnya
Ketiadaan itu adalah pembukaan panggung—kegagalan ciptaan untuk menemukan jawaban adalah saat di mana Kristus harus diungkapkan
✕ Sering dikira
Pencarian tiga ranah itu menunjukkan keputusasaan—bahkan Tuhan mencari-cari
✓ Yang sebenarnya
Pencarian itu dramatik dan terarah—semua ini adalah narasi yang dirancang untuk menunjukkan keunikan dan keindahan Kristus
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 5:3
Saat kita mencari kebenaran dan arti hidup, banyak sumber yang mengecewakan. Kita tidak perlu kecewa; justru ini menunjukkan bahwa hanya Yesus yang sanggup memberi kita pengertian sejati.
Bapa, jauhkan aku dari mencari jawaban pada hal-hal yang fana; pimpin aku selalu kepada Engkau. Amin.