Akibat Mengurangi Firman
Wahyu 22:19
Akhir dari Segalanya dan Awal yang Baru
“Dan, jika ada yang mengurangi sesuatu dari perkataan-perkataan dalam kitab nubuat ini, Allah akan mengambil bagiannya dalam pohon kehidupan, dari kota kudus, dan dari hal-hal yang tertulis dalam kitab ini.””Wahyu 22:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."”Wahyu 22:19 · TB
Terjemahan Baru
“Dan kalau orang mengurangi sesuatu dari kata-kata nubuat ini, maka Allah juga akan mengurangi bagiannya yang dilukiskan dalam buku ini--yaitu bagian dari pohon kehidupan dan dari kota suci itu.”Wahyu 22:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan siapa pun yang mengurangi sesuatu dari tulisan nubuatan ini, Allah akan mencabut haknya untuk menikmati berkat-berkat yang tertulis dalam kitab ini, yaitu masuk ke kota kudus-Nya dan makan buah dari pohon-pohon kehidupan.”Wahyu 22:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if any man shall take away from the words of the book of this prophecy, God shall take away his part out of the book of life, and out of the holy city, and from the things which are written in this book.”Wahyu 22:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 22:19?
Ayat ini memperingatkan agar tidak mengubah isi kitab Wahyu. Menambahkan atau mengurangi ajaran Allah membawa konsekuensi serius: kehilangan bagian dalam pohon kehidupan dan kota kudus. Ini menekankan pentingnya menjaga keaslian firman Tuhan.
Latar belakang
Peringatan bagi yang Mengurangi Firman
Yohanes melanjutkan peringatan dengan fokus pada mereka yang mengurangi perkataan kitab nubuat ini. Konsekuensinya adalah kehilangan bagian dalam pohon kehidupan dan kota kudus, yang berarti kehilangan keselamatan dan warisan kekal.
Di mana
Pulau Patmos
Di pengasingan, menuliskan penglihatan dari Tuhan
Kapan
~95 M
Akhir Zaman / Zaman Gereja
Yang berbicara
Yohanes
Rasul, penulis kitab Wahyu, usianya mungkin 80-90 tahun.
Kepada
Pembaca kitab Wahyu
Jemaat Kristen abad pertama yang menghadapi penganiayaan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀφαιρῇ
aphaire · mengurangi
mengambil dari, menghapus, atau mengurangi bagian dari sesuatu
μέρος
meros · bagian
bagian, porsi, atau hak waris
ξύλου τῆς ζωῆς
xylou tēs zōēs · pohon kehidupan
pohon yang memberikan hidup kekal, simbol berkat Allah
Kata-kata ini menekankan bahwa mengurangi firman berarti kehilangan hak atas berkat-berkat yang ditawarkan oleh Allah. Mengubah pesan kitab Wahyu berarti mengubah jalan menuju kehidupan kekal.
Tahukah kamu
Pohon kehidupan dalam Wahyu
Pohon kehidupan disebut di awal kitab (Wahyu 2:7) dan di akhir, menunjukkan tema yang konsisten: janji kehidupan kekal bagi mereka yang setia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 22:19
Wahyu 22:14
Hak atas pohon
“Diberkatilah mereka yang mencuci jubah mereka sehingga mereka mempunyai pohon kehidupan itu dan masuk ke kota itu melalui pintu-pintu gerbangnya.”
Kejadian 3:22
Sumber hidup kekal
“Supaya jangan ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu, memakannya dan hidup untuk selama-lamanya.”
Wahyu 2:7
Janji bagi pemenang
“Barangsiapa menang, ia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di taman Firdaus Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 22:19
✕ Sering dikira
Kehilangan bagian berarti kehilangan keselamatan sepenuhnya, tetapi bisa didapatkan kembali.
✓ Yang sebenarnya
Bahasa di sini mutlak: mengurangi firman mengakibatkan kehilangan bagian dalam berkat kekal, menunjukkan keseriusan yang tidak bisa diremehkan.
✕ Sering dikira
Ayat ini berlaku bagi semua orang yang mengubah Alkitab, termasuk menerjemahkan dengan kurang tepat.
✓ Yang sebenarnya
Peringatan ini khusus untuk kitab Wahyu sebagai nubuat, dan bukan untuk setiap kata dalam seluruh Alkitab. Tetapi prinsipnya adalah menjaga keaslian pesan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 22:19
Hati-hati saat membagikan firman Tuhan, jangan menambahkan interpretasi pribadi yang tidak sesuai. Sikap rendah hati dan takut akan Tuhan dalam mempelajari Alkitab menjaga kita dari kesalahan.
Tuhan, mampukan aku untuk setia dan akurat dalam menyampaikan firman-Mu, tanpa menguranginya atau menambahinya. Amin.