Peringatan Tentang Jangan Menambahi
Wahyu 22:18-21
Penutup
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Peringatan Terakhir agar Tidak Mengubah Firman
Yohanes mengakhiri kitab Wahyu dengan peringatan tegas bagi siapa saja yang berani menambahi atau mengurangi isi kitab ini. Ini adalah kata-kata terakhir sebelum berkat penutup, menunjukkan keseriusan pesan yang telah disampaikan.
Di mana
Pulau Patmos
Di pengasingan, menuliskan penglihatan dari Tuhan
Kapan
~95 M
Akhir Zaman / Zaman Gereja
Yang berbicara
Yohanes
Rasul, penulis kitab Wahyu, usianya mungkin 80-90 tahun.
Kepada
Pembaca kitab Wahyu
Jemaat Kristen abad pertama yang menghadapi penganiayaan.
Arti tiap ayat
Penjelasan Wahyu 22:18-21 Ayat per Ayat
Wahyu 22:18
Ayat ini adalah peringatan keras agar tidak menambahkan atau mengurangi perkataan-perkataan dalam kitab Wahyu. Ini menunjukkan bahwa pesan Alkitab adalah otoritatif dan lengkap. Mengubahnya berarti menghadapi hukuman…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 22:19
Ayat ini memperingatkan agar tidak mengubah isi kitab Wahyu. Menambahkan atau mengurangi ajaran Allah membawa konsekuensi serius: kehilangan bagian dalam pohon kehidupan dan kota kudus. Ini menekankan pentingnya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 22:20
Ayat ini adalah penegasan Yesus bahwa Dia akan segera datang. Yohanes merespons dengan doa 'Datanglah, Tuhan Yesus!' Ini menunjukkan kerinduan umat percaya akan kedatangan Kristus yang kedua kali dan pengharapan akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 22:21
Ayat ini adalah penutup kitab Wahyu, berupa berkat atau doa agar anugerah Tuhan Yesus menyertai semua orang percaya. Ini menegaskan bahwa kasih karunia Kristus adalah dasar kehidupan dan kekuatan bagi umat-Nya, dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →