Takhta binatang yang gelap
Wahyu 16:10
Tujuh Cawan Murka Allah
“Malaikat kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu, maka kerajaannya menjadi gelap; dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,”Wahyu 16:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,”Wahyu 16:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu malaikat kelima menuang isi wadahnya ke takhta binatang itu. Maka seluruh kerajaan binatang itu menjadi gelap, dan manusia menggigit lidah karena kesakitan.”Wahyu 16:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Malaikat yang kelima menumpahkan isi mangkuknya ke atas takhta binatang yang pertama itu. Lalu seluruh daerah kekuasaannya menjadi gelap, dan orang-orang sangat tersiksa karena kecemasan dan kesakitan.”Wahyu 16:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the fifth angel poured out his vial upon the seat of the beast; and his kingdom was full of darkness; and they gnawed their tongues for pain,”Wahyu 16:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 16:10?
Malaikat kelima menuangkan cawan ke atas takhta binatang itu, sehingga kerajaannya menjadi gelap dan orang-orang menggigit lidah karena kesakitan. Ini menunjukkan bahwa kuasa iblis dan para pengikutnya tidak dapat bertahan di hadapan murka Allah.
Latar belakang
Kegelapan kerajaan binatang
Cawan kelima dituang ke atas takhta binatang, dan kerajaannya menjadi gelap—bukan hanya fisik, tetapi juga moral dan spiritual. Orang-orang yang tunduk pada binatang itu menderita sangat hebat, sampai menggigit lidah mereka karena kesakitan.
Di mana
Pulau Patmos
Dalam penglihatan, kerajaan binatang
Kapan
~95 M
Akhir zaman, penghakiman terakhir
Yang berbicara
Yohanes
Rasul tua, diasingkan di Patmos, ~90 M
Kepada
Pembaca kitab Wahyu
Jemaat Kristen awal di Asia Kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σκοτόω
skotoō · gelap
menjadi gelap atau digelapkan
μασάομαι
masaomai · menggigit
mengunyah, dipakai secara harfiah untuk gigit lidah
ὀδυνάω
odynaō · kesakitan
merasa sakit, menderita nyeri
Ketiganya menyoroti bahwa kejatuhan binatang membawa kekacauan total—kegelapan, penderitaan fisik, dan keputusasaan.
Tahukah kamu
Takhta yang gelap
Dari takhta Allah terpancar terang (Wahyu 22:5), tapi takhta binatang justru gelap gulita—simbol kehancuran total kekuasaan yang menentang Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 16:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 16:10
✕ Sering dikira
Menganggap cawan ini hanya menuai hukuman fisik semata.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga gambaran kehancuran sistem kekuasaan yang melawan Allah, bukan hanya individu.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa menggigit lidah adalah metafora menyesal.
✓ Yang sebenarnya
Ini ekspresi kesakitan yang dahsyat, bukan pertobatan.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 16:10
Dunia dengan segala kuasa dan pengaruhnya bisa tampak kuat, tetapi pada akhirnya takluk pada Allah. Kita tidak perlu takut pada kekuatan duniawi, tetapi percaya bahwa Allah berdaulat atas segalanya.
Ya Tuhan, ingatkan kami bahwa kuasa-Mu jauh lebih besar dari kekuatan dunia ini. Beri kami keberanian untuk berdiri teguh dalam iman, apapun yang terjadi. Amin.