Kesakitan melahirkan
Wahyu 12:2
Kesakitan dan Penderitaan
“Perempuan itu sedang hamil dan dalam penderitaannya hendak melahirkan, ia berteriak kesakitan.”Wahyu 12:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.”Wahyu 12:2 · TB
Terjemahan Baru
“Wanita itu sedang hamil, dan karena sudah waktunya untuk melahirkan, maka ia berteriak kesakitan.”Wahyu 12:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia sedang hamil dan menjerit kesakitan karena sudah tiba waktunya untuk melahirkan.”Wahyu 12:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she being with child cried, travailing in birth, and pained to be delivered.”Wahyu 12:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 12:2?
Perempuan yang sedang hamil dan menjerit kesakitan melambangkan umat Allah yang berada dalam penderitaan dan pergumulan, khususnya ketika menantikan kedatangan Mesias. Ini menggambarkan penderitaan dan harapan yang bercampur saat umat Allah menantikan janji-Nya. Kelahiran yang akan terjadi membawa sukacita, tetapi juga disertai rasa sakit yang hebat.
Latar belakang
Ibu dalam kesakitan melahirkan
Perempuan itu hamil dan mengalami sakit melahirkan—citra universal tentang penderitaan untuk memberikan kehidupan baru. Teriakan kesakitannya melambangkan penderitaan umat Tuhan yang menanti aktualisasi janji Tuhan.
Di mana
Realm surgawi dalam visi
Adegan melanjutkan di tempat yang sama, tetapi fokus bergeser ke drama kelahiran
Kapan
~96 M
Penderitaan dan pengharapan
Yang berbicara
Yohanes
Nabi penglihatan, melaporkan apa yang dilihatnya
Kepada
Jemaat-jemaat Asia Kecil
Komunitas Kristen yang berada dalam tekanan sosial dan politis
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐγκύω
engkýō · pregnant / with child
sedang mengandung, penuh dengan kehidupan baru yang akan datang
ὦδιν
ōdin · labor / travail
sakit melahirkan yang tajam, sakit untuk menciptakan sesuatu yang baru
κράζω
krázō · cried out
berteriak dengan suara keras—ekspresi autentik rasa sakit dan ketegangan
Gambar Yohanes menekankan realitas penderitaan gereja di dunia, tapi dengan konteks harapan—seperti ibu hamil, penderitaan ini akan menghasilkan sesuatu yang indah.
Tahukah kamu
Kesakitan melahirkan sebagai simbol harapan
Dalam Yohanes 16:21, Yesus sendiri menggunakan analogi ibu yang menderita saat melahirkan sebagai simbol transformasi rasa sakit menjadi kegembiraan. Perempuan di Wahyu mewakili gereja yang menderita dengan harapan untuk hari yang akan datang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 12:2
Roma 8:22
kesakitan melahirkan sebagai gambaran penderitaan dunia
“Seluruh ciptaan mengerang dalam kesakitan melahirkan, menantikan pemulihan”
Yohanes 16:21
ibu hamil dalam sakit melahirkan
“Seorang ibu yang melahirkan menderita, tapi kegembiraan menghapus rasa sakit saat melihat bayinya”
1 Tesalonika 5:3
gambaran kesakitan melahirkan
“Bencana datang tiba-tiba seperti sakit melahirkan pada wanita hamil”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 12:2
✕ Sering dikira
"Perempuan sedang benar-benar melahirkan anak biologis"
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah citra spiritual—sakit melahirkan adalah metafora untuk penderitaan mengantisipasi masa depan Tuhan
✕ Sering dikira
"Ayat ini hanya tentang emosi—tidak ada makna teologis yang lebih dalam"
✓ Yang sebenarnya
Kesakitan adalah bagian integral dari narasi tentang bagaimana Tuhan mengerjakan tujuan-Nya di tengah penderitaan dunia
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 12:2
Setiap kita pasti pernah mengalami masa penantian yang sulit, seperti rasa sakit sebelum kelahiran. Namun ingatlah bahwa di balik perjuangan itu, ada janji Allah yang menanti. Saat kita merasa lelah menunggu, berpeganglah pada harapan bahwa Allah setia dan akan memunculkan kemenangan-Nya.
Ya Bapa, saat kami berada dalam masa sukar dan penantian, kuatkan iman kami untuk percaya bahwa Engkau bekerja pada waktunya, Amin.