Penyembahan Berhala di Pembuangan
Ulangan 4:28
Peringatan Keras agar Tak Melupakan Tuhan
PerikopMusa Memperingatkan untuk Menaati Hukum Taurat Allah · Ulangan 4:1-31 →“Di sana, kamu akan menyembah kepada ilah yang dibuat oleh manusia yang dibuat dari kayu dan batu yang tidak dapat melihat, mendengar, makan, atau mencium!”Ulangan 4:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka di sana kamu akan beribadah kepada allah, buatan tangan manusia, dari kayu dan batu, yang tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, tidak dapat makan dan tidak dapat mencium. Ulangan 4.29–33 27”Ulangan 4:28 · TB
Terjemahan Baru
“Di situ kamu akan berbakti kepada ilah-ilah yang dibuat dengan tangan manusia, ilah-ilah dari kayu dan batu yang tidak dapat melihat atau mendengar, tidak dapat makan atau mencium.”Ulangan 4:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di sana, setiap orang akan menyembah dewa-dewa buatan tangan manusia dari kayu dan batu, yang tidak dapat melihat, mendengar, memakan, dan mencium.”Ulangan 4:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there ye shall serve gods, the work of men’s hands, wood and stone, which neither see, nor hear, nor eat, nor smell.”Ulangan 4:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 4:28?
Ayat ini menggambarkan konsekuensi penyembahan berhala: di pembuangan, mereka akan menyembah ilah-ilah buatan manusia yang tidak berdaya, tidak dapat melihat, mendengar, makan, atau mencium. Ini menunjukkan kefanaan dan ketidakberdayaan berhala.
Latar belakang
Hukuman karena Menyembah Berhala
Musa memperingatkan bahwa jika Israel berpaling kepada ilah buatan manusia setelah masuk ke tanah Kanaan, mereka akan dibuang ke negeri asing. Di sana mereka akan menyembah berhala dari kayu dan batu yang tidak berguna, tetapi justru di tempat itulah mereka akan menemukan Tuhan lagi.
Di mana
Dataran Moab, dekat Sungai Yordan
Di padang gurun, sebelum memasuki Tanah Perjanjian
Kapan
~1400 SM
Di akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun
Kepada
Orang Israel
Generasi yang akan masuk Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵץ
ets · kayu
Bahan dari pohon, sering dipakai untuk membuat patung berhala.
אֶבֶן
even · batu
Bahan mineral keras, juga dipakai untuk berhala oleh bangsa-bangsa kafir.
רִיחַ
reakh · mencium
Membaui; menunjukkan tidak punya sensasi hidup.
Ketiga kata ini menegaskan bahwa berhala sama sekali tidak hidup, berbeda dengan Allah yang hidup dan mendengar. Ini mengingatkan bahwa penyembahan berhala adalah sia-sia.
Tahukah kamu
Dapur Peleburan Besi
Mesir disebut sebagai 'dapur peleburan' (Ul. 4:20), menggambarkan penderitaan Israel yang diuji seperti logam yang dilebur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 4:28
Mazmur 115:4-5
Kesamaan sifat berhala
“Berhala-berhala mereka dari perak dan emas, buatan tangan manusia. Mereka punya mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata; punya mata, tetapi tidak dapat melihat.”
Yesaya 44:9
Kesia-siaan berhala
“Orang-orang yang membuat patung pahatan semuanya sia-sia; barang-barang kesayangan mereka tidak berguna.”
Wahyu 9:20
Berhala tidak berdaya
“dan mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala yang dibuat dari emas, perak, tembaga, batu, dan kayu, yang tidak dapat melihat, tidak dapat mendengar, atau berjalan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 4:28
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya berlaku untuk Israel zaman Musa.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan universal tentang bahaya menyembah apa pun selain Tuhan, termasuk berhala modern.
✕ Sering dikira
Mengira berhala hanya patung fisik dari kayu dan batu.
✓ Yang sebenarnya
Berhala bisa berupa apa saja yang menggantikan posisi Tuhan dalam hati kita.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 4:28
Berhala-berhala modern seperti status sosial, harta, atau hubungan tidak dapat memberikan kepuasan sejati. Saat kita mengandalkan hal-hal ini, kita menjadi kecewa. Hanya Allah yang mampu memenuhi kebutuhan terdalam kita.
Tuhan, jauhkanlah aku dari berhala-berhala yang mengecewakan; hanya Engkaulah sumber hidupku. Amin.