Larangan Darah

Ulangan 12:23

Satu Tempat untuk Beribadah

Namun, pastikanlah bahwa kamu tidak makan darahnya, karena nyawa ada di dalam darahnya. Janganlah memakan daging yang masih ada nyawanya.

Ulangan 12:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 12:23?

Ayat ini melarang makan darah karena darah melambangkan nyawa. Darah harus ditumpahkan ke tanah seperti air. Ini adalah perintah penting dalam hukum Israel, yang menekankan kesucian hidup dan ketaatan pada Tuhan.

Latar belakang

Darah Adalah Nyawa

Musa menekankan larangan makan darah karena darah mengandung nyawa. Ini adalah perintah penting yang harus mereka jaga, baik dalam kurban maupun makanan sehari-hari.

Di mana

Dataran Moab

Di depan Kemah Pertemuan, sebelum menyeberangi Yordan

Kapan

~1406 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Generasi yang akan masuk ke Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּם

dam · darah

darah, simbol kehidupan

נֶפֶשׁ

nefesh · nyawa

jiwa, kehidupan, seluruh keberadaan

אָכַל

akhal · memakan

makan, mengkonsumsi

Darah dipandang sebagai tempat bersemayamnya nyawa. Makan darah berarti menghormati kehidupan dengan cara yang salah, sehingga darah harus dicurahkan.

Tahukah kamu

Darah dalam Budaya Timur Tengah

Di banyak budaya kuno, darah dianggap sebagai kehidupan, dan memakannya sering dikaitkan dengan praktik okultisme atau penyembahan berhala.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 12:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 12:23

✕  Sering dikira

Darah haram karena mengandung penyakit.

✓  Yang sebenarnya

Alasan alkitabiah adalah karena darah melambangkan nyawa.

✕  Sering dikira

Larangan ini hanya untuk zaman Perjanjian Lama.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian Baru juga menegaskannya dalam Kisah 15:20.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 12:23

Hidup adalah karunia Tuhan yang berharga. Saat kita menghargai kehidupan, kita juga harus menghormati cara Tuhan mengatur. Dalam praktik sehari-hari, hindari hal-hal yang melanggar prinsip kesucian hidup, seperti kekerasan atau eksploitasi.

Tuhan, mampukan aku untuk selalu menghargai kehidupan seperti yang Engkau ajarkan, dan jauhkan aku dari pelanggaran. Amin.