Jangan sombong terhadap cabang
Roma 11:18
Peringatan Keras tentang Kesombongan Gentil
“jangan menjadi sombong terhadap cabang-cabang itu. Jika kamu sombong, ingatlah, bukan kamu yang menopang akar, melainkan akar yang menopang kamu.”Roma 11:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.”Roma 11:18 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh karena itu janganlah kalian menganggap enteng mereka yang sudah dikerat seperti cabang itu. Kalian harus ingat bahwa kalian hanya cabang saja. Dan bukannya cabang yang memberi makan kepada akar, melainkan akar yang memberi makan kepada cabang.”Roma 11:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka sebagai cabang-cabang baru yang disambungkan, kalian tidak boleh menganggap diri kalian lebih besar daripada cabang-cabang asli yang sudah dipotong dan dibuang! Ingatlah: Bukan kalian yang memberikan hidup kepada akarnya, tetapi akarlah yang memberikan hidup kepada kalian.”Roma 11:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Boast not against the branches. But if thou boast, thou bearest not the root, but the root thee.”Roma 11:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 11:18?
Paulus memperingatkan agar jangan sombong terhadap cabang-cabang yang dipatahkan. Karena bukan kita yang menopang akar, tetapi akar yang menopang kita. Ini mengingatkan bahwa posisi kita dalam keselamatan adalah karena kasih karunia, bukan karena kehebatan kita.
Latar belakang
Jangan lupa siapa yang menopang kamu
Paulus memberi peringatan yang tegas: jangan sombong terhadap cabang asli yang dipatahkan. Mengapa? Karena logikanya sederhana: bukan kamu yang menopang akar, melainkan akar yang menopang kamu. Jika kamu merasa superior dibanding Israel yang ditolak, ingat: seluruh warisan keselamatan kamu datang dari Israel. Tanpa akar, cabang liar tidak bisa hidup. Kesombongan adalah kesalahan fatal yang membuat cabang asli jatuh; kesombongan yang sama akan membuat cabang liar jatuh juga. Paulus menggunakan tone yang tegas karena dia melihat bahaya nyata — ada kemungkinan Gentil Kristen akan merasa diri lebih baik dari Israel yang menolak Kristus.
Di mana
Korintus
Paulus beresonansi dengan tone tajam dari seorang rasul yang khawatir
Kapan
~57 M
Peringatan prophetic
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang memberi peringatan keras dengan nada prophetic
Kepada
Jemaat Roma Gentil
Komunitas yang mungkin tergoda merasa superior dari Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κατακαυχάομαι
katakaucháomai · boast
bermegah dengan merendahkan, kebanggaan yang menghina
κλάδος
klados · branches
cabang, bagian yang tergantung pada batang
βαστάζω
bastazō · support
menopang, menahan beban
Jangan bermegah (katakaucháomai) terhadap cabang asli (klados); ingat bahwa akar, bukan cabang liar, yang menopang (bastazō) — hubungan ketergantungan yang jelas.
Tahukah kamu
Kesombongan sebagai akar semua dosa
Dalam tradisi Kristen, kesombongan adalah ibu dari semua dosa. Paulus memberikan peringatan tentang dosa ini dengan serius karena dampaknya yang fatal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 11:18
1 Korintus 1:26-29
peringatan tentang kesombongan
“Tidak banyak yang bijaksana dipanggil — agar tidak ada yang bermegah di hadapan Allah.”
1 Petrus 5:5-6
kebalikan kesombongan dan kerendahan hati
“Allah menentang orang sombong tetapi memberi kasih kepada yang rendah hati; berdirilah dengan rendah hati di hadapan Allah.”
Galatia 6:3
kesombongan yang menipu diri
“Jika seseorang pikir dia sesuatu, padahal dia tidak apa-apa, dia menipu dirinya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 11:18
✕ Sering dikira
"Paulus mengatakan Gentil tidak boleh percaya diri tentang iman."
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan Gentil tidak boleh merasa superior dibanding Israel — percaya diri pada Kristus berbeda dengan kesombongan atas orang lain.
✕ Sering dikira
"Peringatan Paulus berarti Gentil tidak memiliki hak dalam warisan Tuhan."
✓ Yang sebenarnya
Paulus memperingatkan Gentil agar tetap rendah hati tentang warisan mereka — warisan adalah anugerah, bukan pencapaian mereka.
Renungan
Renungan Singkat Roma 11:18
Jangan pernah meremehkan orang lain atau merasa lebih baik secara rohani. Tetaplah rendah hati dan ingatlah bahwa kita semua berdiri karena kasih karunia Tuhan.
Tuhan, ajarlah aku untuk rendah hati dan bersyukur atas semua yang Engkau berikan, bukan untuk menjadi sombong. Amin.