Keturunan Bezai Dicatat

Nehemia 7:23

Nehemia Mencatat Para Kembali

keturunan Bezai, 324;

Nehemia 7:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nehemia 7:23?

Keturunan Bezai berjumlah 324. Ayat ini melanjutkan daftar orang-orang yang kembali dari pembuangan, menegaskan bahwa mereka semua dihitung dan dipulihkan sebagai umat Allah.

Latar belakang

Keturunan Bezai dicatat

Ayat ini melanjutkan daftar keluarga yang kembali dari pembuangan. Keturunan Bezai berjumlah 324 orang, dan mereka termasuk dalam jemaat yang dipulihkan.

Di mana

Yerusalem

Dalam daftar silsilah, di rumah Nehemia

Kapan

~445 SM

Setelah pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tembok selesai dibangun
Pembacaan Taurat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Nehemia

Pemimpin Yehuda, gubernur Yerusalem

O

Kepada

Orang Israel yang kembali

Mereka yang pulang dari pembuangan Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּנֵי

benei · keturunan

anak-anak atau keturunan

בֵּצַי

Betsai · Bezai

nama keluarga, mungkin berarti 'telur' atau 'bercahaya'

שְׁלֹשׁ מֵאוֹת עֶשְׂרִים וְאַרְבַּע

shelosh me'ot 'esrim ve-arba' · 324

tiga ratus dua puluh empat

Kata 'benei' dan angka yang presisi menggarisbawahi bahwa Allah tidak melupakan satu pun keluarga; 'Betsai' mungkin asing bagi kita, tetapi dicatat-Nya.

Tahukah kamu

Bezai dalam perjanjian

Keluarga Bezai juga disebut di Nehemia 10:19 sebagai salah satu yang ikut meneguhkan perjanjian untuk hidup menurut Taurat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 7:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nehemia 7:23

✕  Sering dikira

Menganggap daftar ini hanya untuk orang yang hidup saat itu.

✓  Yang sebenarnya

Daftar ini untuk seluruh keluarga, termasuk generasi berikutnya yang mewarisi hak dan tanggung jawab.

✕  Sering dikira

Mengira Bezai adalah orang penting yang dikenal luas.

✓  Yang sebenarnya

Bezai tidak terkenal, tetapi tetap dicatat Allah—menunjukkan nilai setiap orang.

Renungan

Renungan Singkat Nehemia 7:23

Tuhan menghitung kita dan menaruh kita dalam komunitas-Nya. Ketika kita merasa sendirian, ingatlah bahwa kita adalah bagian dari keluarga besar Allah.

Tuhan, terima kasih karena kami menjadi bagian dari umat-Mu; tolong kami saling mendukung. Amin.