Daftar Nama Para Pemimpin

Nehemia 10:13

Perjanjian untuk Hidup Kudus

Hodia, Bani, dan Beninu.

Nehemia 10:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nehemia 10:13?

Ayat ini melanjutkan daftar nama orang Lewi yang ikut memeteraikan perjanjian untuk hidup setia kepada Allah. Nama-nama seperti Hodia, Bani, dan Beninu mungkin tidak dikenal luas, tetapi kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dari berbagai kalangan untuk menaati hukum Tuhan.

Latar belakang

Orang Lewi Ikut Memeteraikan Perjanjian

Setelah pembacaan hukum Taurat, para pemimpin dan orang Lewi bersumpah untuk mengikuti Tuhan. Ayat ini melanjutkan daftar nama-nama orang Lewi yang memeteraikan perjanjian itu.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, siang hari

Kapan

~445 SM

Pemulihan pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan kembali tembok
Pentahbisan tembok Yerusalem
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nehemia

Gubernur Yehuda, ~40-50 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang baru kembali dari pembuangan, ~50.000 jiwa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹדִיָּה

Hodiyah · Hodia

Tuhan adalah kemuliaanku

בָּנִי

Bani · Bani

dibangun atau keturunan

בְּנִינוּ

Beninu · Beninu

putra kami

Nama-nama ini mengandung makna teologis: 'Tuhan adalah kemuliaanku' dan 'putra kami' menunjukkan identitas umat yang dibangun kembali sebagai keluarga Allah.

Tahukah kamu

Hanya Nama, Tanpa Gelar

Daftar panjang nama ini menunjukkan betapa pentingnya setiap individu dalam perjanjian, bukan hanya pemimpin besar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 10:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nehemia 10:13

✕  Sering dikira

Daftar nama ini hanya formalitas hukum.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah komitmen rohani yang diucapkan dengan sumpah di hadapan Tuhan.

✕  Sering dikira

Nama-nama ini tidak penting bagi pembaca modern.

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama mewakili orang sungguhan yang berani mengikat diri, mengajar kita tentang kesetiaan.

Renungan

Renungan Singkat Nehemia 10:13

Setiap orang punya peran dalam komitmen rohani, baik yang terkenal maupun tidak. Kita bisa terlibat dalam pelayanan atau keputusan gereja tanpa harus menjadi pusat perhatian. Yang penting adalah kesediaan hati untuk berkomitmen pada Tuhan.

Tuhan, ajari aku untuk setia dalam hal-hal kecil sekalipun, dan berani berkomitmen pada-Mu bersama saudara seiman, Amin.