Nyanyian tentang kebesaran Allah di Sion

Mazmur 48:1

Kota Allah yang Agung dan Benteng Perlindungan

PerikopKemegahan Kota yang Tak Terkalahkan · Mazmur 48:1-14 →
“Mazmur anak-anak Korah. (48-2) Agunglah TUHAN! Dia amat dipuji di kota Allah kita, di gunung-Nya yang kudus.”

Mazmur 48:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 48:1?

Mazmur ini memuliakan Tuhan sebagai Yang Mahabesar, layak dipuji di kota Allah, yaitu Yerusalem, yang terletak di gunung-Nya yang kudus. Ini menegaskan keagungan Tuhan yang berdiam di tengah umat-Nya.

Latar belakang

Memuji Gunung Kudus Allah

Pemazmur memulai dengan seruan pujian: TUHAN itu agung dan sangat layak dipuji di kota-Nya, di gunung-Nya yang kudus. Ayat ini menegaskan bahwa keagungan Allah nyata di tempat kediaman-Nya, yaitu Sion, yang menjadi fokus pemujaan Israel.

Di mana

Yerusalem

Di dekat Bait Allah, saat ibadah

Kapan

~950 SM (masa pasca-pembuangan, tetapi tema abadi)

Kerajaan Daud / pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kota Yerusalem diduduki
Kota Yerusalem dipuji
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (anak-anak Korah)

Lewi dari keluarga Korah, penyanyi di bait Allah

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang beribadah di Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּדוֹל

gadol · Agunglah

besar, hebat, atau mulia

מְהֻלָּל

mehullal · dipuji

terpuji, layak menerima pujian

קֹדֶשׁ

qodesh · kudus

dipisahkan, dikhususkan bagi Allah

Kata 'agung' menunjukkan kebesaran yang sejati, 'dipuji' mengarah pada respons yang layak, dan 'kudus' menekankan bahwa gunung Allah adalah tempat yang dikhususkan. Ketiganya menegaskan bahwa Allah tidak hanya besar, tetapi juga layak disembah dalam kekudusan.

Tahukah kamu

Mazmur untuk anak-anak Korah

Mazmur ini termasuk salah satu dari 12 mazmur yang ditulis oleh atau untuk keturunan Korah, yang awalnya adalah pemberontak di Bilangan 16, tetapi kemudian menjadi pelayan bait Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 48:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 48:1

✕  Sering dikira

Menganggap 'kota Allah' hanya merujuk pada Yerusalem fisik di masa lampau.

✓  Yang sebenarnya

Yerusalem juga merupakan gambaran dari kehadiran Allah yang kekal, yang digenapi dalam Yerusalem baru (Wahyu 21)

✕  Sering dikira

Menganggap pujian hanya untuk masa kini, tidak untuk masa depan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengajarkan pujian yang berkelanjutan, karena Allah kekal dan layak dipuji terus-menerus

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 48:1

Saat kita memulai hari, ingatlah bahwa Tuhan layak mendapat pujian tertinggi, bukan hanya di gereja tetapi juga dalam aktivitas kita sehari-hari. Ajaklah orang lain untuk memuliakan Tuhan melalui sikap dan perkataanmu.

Tuhan, ajarlah aku untuk selalu mengagungkan-Mu dalam segala hal yang kulakukan hari ini. Amin.