Cium Anak itu

Mazmur 2:12

Raja yang Diurapi Tuhan

PerikopPemerintahan yang Diurapi TUHAN · Mazmur 2:1-12 →
“Ciumlah Anak itu, atau Tuhan akan marah dan kamu akan binasa di jalan. Sebab, kemarahan-Nya cepat menyala. Diberkatilah semua orang yang mencari perlindungan dalam Dia.”

Mazmur 2:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 2:12?

Ayat ini mengajak untuk memberi penghormatan kepada Anak Allah, karena jika tidak, murka-Nya akan cepat menyala. Tetapi berbahagialah semua yang berlindung pada-Nya. Ini adalah undangan untuk percaya dan mencari perlindungan dalam Kristus.

Latar belakang

Undangan untuk tunduk

Ayat terakhir ini memanggil para penguasa untuk 'mencium Anak'—suatu ungkapan tunduk dan hormat kepada raja yang diurapi Tuhan. Ini adalah peringatan terakhir: jika tidak, mereka akan binasa. Namun ada janji berkat bagi yang berlindung kepada-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud diurapi menjadi raja
Daud menjadi raja atas Israel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyanyi dan penulis lagu ibadah, ~1000 SM

R

Kepada

Raja-raja dan penguasa dunia

Pemimpin bangsa-bangsa yang memberontak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נַשְּׁקוּ

nashshqu · Ciumlah

ciuman sebagai tanda hormat atau kesetiaan, sering dilakukan di pipi atau tangan

בַּר

bar · Anak

anak laki-laki, putra, atau dalam bahasa Aram berarti 'anak'

חָסָה

chasah · berlindung

berlindung, mencari perlindungan, bersembunyi di dalam naungan

'Mencium Anak' adalah tindakan tunduk dan mengakui otoritas-Nya. Berlindung pada-Nya berarti menaruh kepercayaan sepenuhnya, dan inilah jalan menuju berkat dan keselamatan.

Tahukah kamu

Anak yang dimaksud

Bagi orang Kristen, 'Anak' ini menunjuk kepada Yesus Kristus, dan ayat ini dianggap sebagai mazmur Mesianik yang digenapi dalam diri-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 2:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 2:12

✕  Sering dikira

Ayat ini bermakna harfiah bahwa kita harus mencium patung Yesus.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk tunduk dan menghormati, bukan tindakan fisik yang kaku.

✕  Sering dikira

Kalau tidak mencium Anak, kita akan langsung binasa saat itu juga.

✓  Yang sebenarnya

Kemarahan Tuhan adalah respons atas penolakan yang terus-menerus, bukan hukuman instan untuk setiap pelanggaran kecil.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 2:12

Kita tidak perlu takut akan murka Allah jika kita berlindung pada Kristus. Hari ini, mari kita perbarui kepercayaan kita kepada-Nya dan hidup dalam berkat-Nya, bukan dalam ketakutan.

Yesus, kami berlindung dalam-Mu. Terima kasih untuk keselamatan-Mu. Amin.