Kemurnian yang Dibalas

Mazmur 18:26

Nyanyian Kemenangan Daud

(18-27) Terhadap orang yang suci, Engkau tunjukkan bahwa Engkau sendiri suci. Namun, kepada yang jahat, Engkau berbelit-belit.

Mazmur 18:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 18:26?

Ayat ini melanjutkan pola yang sama: Allah menyesuaikan diri dengan karakter orang yang datang kepada-Nya. Bagi yang suci, Allah suci; bagi yang bengkok, Ia berbelit-belit. Ini menekankan bahwa Allah itu kudus dan adil, tidak bisa dipermainkan.

Latar belakang

Allah yang Suci Berhadapan dengan Orang Suci

Daud melanjutkan syairnya tentang bagaimana Allah memperlakukan manusia sesuai dengan keadaan rohani mereka. Kepada yang suci, Allah menunjukkan diri-Nya suci; kepada yang bengkok, Dia berbelit-belit atau menentang.

Di mana

Yerusalem

Dalam istana raja, setelah kemenangan

Kapan

~1000 SM

Zaman Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembebasan dari Saul
Pemerintahan Daud
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Daud, pemazmur, prajurit, dan gembala

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּר

bar · suci

murni, bersih, tanpa campuran

עָקֵשׁ

aqash · berbelit-belit

licik, bengkok, menyimpang dari jalan yang benar

פָּלַל

palal · tunjukkan

bertindak sesuai dengan karakter, merespons dengan cara yang serupa

Kata-kata ini menegaskan bahwa Allah itu murni dan tidak dapat bersekutu dengan kejahatan. Terhadap orang yang murni, Dia menunjukkan kemurnian-Nya; terhadap yang bengkok, Dia menjadi seperti jalur yang berliku untuk menggagalkan mereka.

Tahukah kamu

Kata 'suci' dan 'berbelit-belit'

Kata 'suci' di sini berasal dari akar yang sama dengan 'kudus', sedangkan 'berbelit-belit' merujuk pada jalan yang berliku, menunjukkan cara Allah menghadapi orang licik dengan cara yang menyesatkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 18:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 18:26

✕  Sering dikira

Allah sengaja membuat orang jahat menjadi semakin bingung dan tersesat.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan berarti Allah menciptakan kejahatan, tetapi bahwa kejahatan itu sendiri membawa konsekuensi yang menjerat. Allah membiarkan mereka menuai apa yang mereka tabur.

✕  Sering dikira

Hanya orang yang sempurna yang dapat berhubungan dengan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Kesucian yang dimaksud adalah kesucian yang diberikan Allah melalui iman, bukan kesempurnaan tanpa dosa. Daud sendiri mengakui dosanya di mazmur lain.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 18:26

Jangan mencoba 'bermain-main' dengan Allah. Jika kamu mau pengalaman yang murni dan jujur dengan-Nya, jaga kekudusan hatimu dan jauhi kompromi yang membuatmu bengkok.

Ya Allah, sucikan hatiku dan luruskan jalanku, supaya aku bisa mengalami kemurnian-Mu. Amin.