Es yang berbahaya

Mazmur 147:17

Allah yang Mahakuasa dan Pemelihara

PerikopFirman Allah Memulihkan Yerusalem · Mazmur 147:1-20 →
“Dia melemparkan es sebagai potongan-potongan, siapa bisa berdiri di hadapan dingin-Nya?”

Mazmur 147:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 147:17?

Tuhan melemparkan es seperti bongkahan, dan tidak ada yang tahan terhadap dingin-Nya. Ini melambangkan kekuatan dan kuasa Tuhan yang dahsyat. Manusia tidak dapat melawan atau berdiri di hadapan kuasa alam yang Tuhan kendalikan.

Latar belakang

Dingin yang menghentikan manusia

Pemazmur melanjutkan gambaran kuasa Allah atas alam, kali ini tentang es yang dilemparkan seperti potongan-potongan. Ini menegaskan bahwa manusia tidak dapat bertahan di hadapan dingin yang Allah kirim.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat ibadah

Kapan

~500 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali bait
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyair Israel, mungkin pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berkumpul di Yerusalem untuk beribadah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קֶרַח

kerach · es

Es, batu beku

שָׁלַךְ

shalakh · melemparkan

Melempar, membuang dengan kuat

פִּתִּים

pittim · potongan-potongan

Potongan, pecahan-pecahan

Kata 'melemparkan' menunjukkan tindakan Allah yang aktif, dan 'potongan-potongan' menggambarkan kerasnya es. Ini mengingatkan bahwa kekuatan alam berada di bawah kendali Allah.

Tahukah kamu

Hujan es di Timur Tengah

Hujan es bisa sangat merusak di Timur Tengah, dan dalam Alkitab, hujan es sering menjadi tanda murka Allah, tetapi di sini hanya sebagai fenomena alam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 147:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 147:17

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini membahas murka Allah, padahal konteksnya adalah pemeliharaan alam.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menggambarkan kuasa Allah, bukan hukuman spesifik.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa manusia bisa mengendalikan alam seperti Allah.

✓  Yang sebenarnya

Manusia tidak bisa berdiri di hadapan dingin yang Allah kirim.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 147:17

Allah kita Mahakuasa, dan tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya. Ketika kita merasa kecil dan tidak berarti, ingatlah bahwa Tuhan yang memegang kendali adalah bagi kita. Miliki rasa hormat dan takut yang kudus kepada-Nya.

Tuhan yang Mahakuasa, aku kagum akan kuasa-Mu. Ajari aku untuk tunduk dan percaya sepenuhnya kepada-Mu. Amin.