Paduan suara di Bait Allah tengah malam
Mazmur 134:1
Panggilan untuk Memberkati TUHAN di Malam Hari
PerikopIbadah pada Malam Hari · Mazmur 134:1-3 →“Nyanyian Ziarah. Mari, pujilah TUHAN, hai semua hamba TUHAN, yang melayani di rumah TUHAN sepanjang malam.”Mazmur 134:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Nyanyian ziarah. Mari, pujilah TUHAN, hai semua hamba TUHAN, yang datang melayani di rumah TUHAN pada waktu malam.”Mazmur 134:1 · TB
Terjemahan Baru
“Nyanyian ziarah. Mari, pujilah TUHAN, hai semua hamba TUHAN, semua yang berbakti di Rumah-Nya pada waktu malam.”Mazmur 134:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, bless ye the LORD, all ye servants of the LORD, which by night stand in the house of the LORD.”Mazmur 134:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 134:1?
Ayat ini mengajak semua hamba TUHAN, khususnya para imam dan orang Lewi yang bertugas di Bait Allah pada malam hari, untuk memuji TUHAN. Ini menunjukkan bahwa ibadah tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga sepanjang malam, dan semua orang yang melayani di rumah TUHAN dipanggil untuk memuji-Nya.
Latar belakang
Mengajak para imam yang berjaga malam untuk memuji TUHAN
Pemazmur memulai dengan seruan kepada para hamba TUHAN, yaitu para imam dan orang Lewi yang bertugas di Bait Allah pada malam hari. Mereka diajak untuk mengangkat tangan ke tempat kudus dan memuji TUHAN sebagai bagian dari ibadah yang terus-menerus.
Di mana
Yerusalem
Pelataran Bait Allah pada malam hari
Kapan
~10 SM (atau periode pasca-pembuangan)
Perjanjian Lama, periode pasca-pembuangan
Yang berbicara
Pemazmur (mungkin seorang imam atau penyanyi Lewi)
Pemandu ibadah di Bait Allah, ~10 SM
Kepada
Para hamba TUHAN
Imam-imam dan orang Lewi yang bertugas jaga malam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרְכוּ
barkhu · pujilah
berkatilah, memuji dengan penuh hormat
עֲבָדִים
avadim · hamba
pelayan, orang yang berbakti
בֵּית
beit · rumah
rumah, tempat tinggal
Kata 'memberkati' dalam Ibrani (barakh) berarti 'berlutut' — jadi memuji TUHAN adalah tindakan rendah hati, bukan sekadar pujian verbal. Menjadi hamba di rumah TUHAN adalah panggilan yang mulia, bukan beban.
Tahukah kamu
Nyanyian ziarah terakhir
Mazmur 134 adalah yang terpendek dan terakhir dari kumpulan 'Nyanyian Ziarah' (Mazmur 120-134), yang biasa dinyanyikan para peziarah saat naik ke Yerusalem untuk hari raya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 134:1
Mazmur 113:1
Ajakan serupa kepada hamba TUHAN
“Pujilah TUHAN! Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, pujilah nama TUHAN!”
Ulangan 10:8
Tugas imam memberkati
“TUHAN memilih suku Lewi untuk mengangkat tabut perjanjian, untuk melayani Dia dan memberkati nama-Nya sampai sekarang.”
1 Tawarikh 9:33
Pelayanan siang malam
“Mereka itulah para penyanyi, kepala-kepala puak orang Lewi, yang tinggal di kamar-kamar Bait Allah dan bebas dari pekerjaan lain, sebab siang dan malam mereka sibuk dengan pekerjaan itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 134:1
✕ Sering dikira
Menganggap pujian hanya untuk orang yang 'melayani' secara khusus.
✓ Yang sebenarnya
Semua orang percaya dipanggil untuk memuji Allah, meskipun konteks ini ditujukan kepada imam.
✕ Sering dikira
Berpikir 'rumah TUHAN' hanya berarti bangunan fisik Bait Allah.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Perjanjian Baru, tubuh orang percaya adalah bait Roh Kudus.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 134:1
Pelayanan tidak mengenal waktu; bahkan di saat sepi atau malam hari, kita tetap dipanggil untuk memuji Tuhan. Jika Anda sedang dalam tugas yang terasa berat atau sepi, ingatlah bahwa pujian bisa menjadi kekuatan Anda.
Tuhan, ajarlah aku untuk memuji-Mu dalam setiap keadaan, bahkan di saat-saat yang sepi dan gelap, sebab Engkau layak dipuji sepanjang waktu. Amin.