Lama Tinggal di antara Pembenci Damai
Mazmur 120:6
Doa di Tengah Fitnah dan Permusuhan
PerikopDoa Melawan Lidah Penipu · Mazmur 120:1-7 →“Sudah lama aku tinggal di antara orang-orang yang membenci kedamaian.”Mazmur 120:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.”Mazmur 120:6 · TB
Terjemahan Baru
“Sudah cukup lama aku tinggal bersama orang-orang yang tidak suka damai.”Mazmur 120:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My soul hath long dwelt with him that hateth peace.”Mazmur 120:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 120:6?
Mazmur 120:6 menyatakan bahwa pemazmur lama tinggal di antara orang-orang yang membenci kedamaian. Ini menunjukkan betapa sulitnya hidup damai ketika orang-orang di sekitar kita senang berkonflik.
Latar belakang
Sudah Lama Menderita Karena Permusuhan
Pemazmur menyatakan bahwa ia sudah lama tinggal di antara orang-orang yang membenci kedamaian. Ini menunjukkan bahwa penderitaan yang dialaminya sudah berlangsung lama dan ia merasa lelah dengan konflik yang terus berlanjut.
Di mana
Tidak disebutkan; kemungkinan di tempat tinggal pemazmur di pembuangan
Di lingkungan yang tidak bersahabat, mungkin di pemukiman orang asing
Kapan
~600 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Pemazmur
Seorang yang mencintai damai, berjuang untuk hidup rukun tetapi terus ditentang oleh orang-orang di sekitarnya.
Kepada
TUHAN (dalam doa)
Allah yang menjadi tempat pengaduan dan sumber keadilan bagi umat-Nya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַבַּת
ravat · lama
Berarti 'banyak' atau 'lama', menunjukkan durasi yang panjang dan intens.
שָׁכַן
shakhan · tinggal
Tinggal atau mendiami, lebih permanen daripada 'gur' (menumpang).
שָׂנֵא
sane · membenci
Membenci, menunjukkan sikap permusuhan yang aktif.
Kata 'shakhan' menunjukkan bahwa pemazmur sudah menetap cukup lama, dan 'sane' menunjukkan bahwa permusuhan itu bukan sekadar perbedaan tetapi aktual, sehingga penderitaannya makin berat.
Tahukah kamu
Nyanyian Ziarah: Konteks Perjalanan
Mazmur 120 adalah bagian dari 'Nyanyian Ziarah' (Mazmur 120-134) yang biasa dinyanyikan oleh para peziarah ketika mendaki ke Yerusalem untuk beribadah, melambangkan perjalanan spiritual dan kerinduan akan damai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 120:6
Roma 12:18
Rindu damai
“Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!”
Mazmur 34:14
Kejarlah damai
“Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan kejarlah itu!”
Amsal 12:18
Lidah menimbulkan perang
“Ada orang yang lancang bicaranya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak menyembuhkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 120:6
✕ Sering dikira
Menganggap pemazmur pasif dan hanya mengeluh tanpa berbuat apa-apa.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur aktif berseru kepada Allah dan menjaga perdamaian, tetapi pihak lain yang terus memprovokasi.
✕ Sering dikira
Menyimpulkan bahwa semua orang di sekitarnya adalah orang fasik yang harus dijauhi.
✓ Yang sebenarnya
Yang ditekankan adalah sikap mereka yang membenci damai, bukan status mereka secara umum; pemazmur tidak membalas permusuhan.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 120:6
Kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai, meskipun orang lain memilih untuk bertengkar. Tetaplah berusaha untuk hidup rukun, serahkan hasilnya kepada Tuhan.
Ya Allah, jadikanlah aku pembawa damai di tengah dunia yang penuh kebencian. Beri aku kesabaran untuk tetap tenang dan berbuat baik kepada mereka yang memusuhiku. Amin.