Tersesat Sebelum Tertindas
Mazmur 119:67
Harta Karun Firman yang Menuntun
“Sebelum tertindas, aku telah tersesat, tetapi sekarang aku memelihara firman-Mu.”Mazmur 119:67 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.”Mazmur 119:67 · TB
Terjemahan Baru
“Sebelum dihukum, aku menyimpang, sekarang aku berpegang pada perintah-Mu.”Mazmur 119:67 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Before I was afflicted I went astray: but now have I kept thy word.”Mazmur 119:67 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 119:67?
Ayat ini mengakui bahwa penderitaan dan kesulitan bisa menjadi alat Tuhan untuk mengajar kita. Sebelum mengalami masa sulit, penulis tersesat, tetapi setelahnya ia belajar untuk taat pada firman Tuhan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan sering memakai ujian untuk membentuk karakter dan iman kita.
Latar belakang
Pengakuan di Tengah Penderitaan
Pemazmur mengakui bahwa sebelum ia tertindas, ia tersesat dari jalan Tuhan. Ia mengakui bahwa pengalaman pahit itu justru menjadi alat Tuhan untuk membawanya kembali kepada ketaatan pada firman-Nya.
Di mana
Yerusalem
Dalam renungan pribadi, mungkin di rumah atau bait
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel (zaman Daud/Salomo)
Yang berbicara
Pemazmur
Orang saleh yang sedang bergumul, penuh kerinduan pada Tuhan
Kepada
Tuhan (TUHAN)
Allah yang disembah, pemberi hukum dan firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁגָה
shagah · tersesat
menyimpang dari jalan, berbuat kekeliruan
עָנָה
anah · tertindas
direndahkan, dipukul, membuat menderita
שָׁמַר
shamar · memelihara
menjaga, mematuhi, memperhatikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penyimpangan terjadi saat kita tidak waspada, dan kadang Tuhan memakai penderitaan (yang terkesan buruk) untuk menegur dan memulihkan kita agar kembali melakukan firman-Nya sungguh-sungguh.
Tahukah kamu
Penderitaan sebagai Guru
Dalam tradisi Yahudi, ayat ini sering dikutip sebagai contoh bahwa penderitaan bisa menjadi sarana didikan Tuhan, bukan hukuman semata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:67
Amsal 3:11-12
Teguran TUHAN sebagai kasih
“Karena itu, anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan teguran-Nya. Sebab, TUHAN memberi pelajaran kepada orang yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi-Nya.”
Ibrani 12:6
Hajaran = kasih
“Karena itu, siapa yang dikasihi Tuhan, Ia menegur dan menghajar dia, yaitu setiap anak yang diakui-Nya.”
Mazmur 119:71
Senada dengan ayat 67
“Baik bagiku bahwa aku tertindas, sehingga aku boleh belajar ketetapan-ketetapan-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 119:67
✕ Sering dikira
Mengira tersesat berarti kehilangan keselamatan kekal.
✓ Yang sebenarnya
Di sini 'tersesat' lebih merujuk pada penyimpangan perilaku atau hati, bukan kehilangan status anak Tuhan.
✕ Sering dikira
Menganggap semua penderitaan pasti akibat dosa pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur tidak berkata semua penderitaan adalah hukuman; ia berbicara tentang pengalaman pribadinya, bukan mengajarkan teologi umum.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 119:67
Pernahkah kamu merasa tersesat sebelum mengalami masa sulit? Coba renungkan bagaimana Tuhan memakai tantangan untuk mendekatkanmu kepada-Nya. Mungkin ada pelajaran yang hanya bisa kamu pelajari melalui kesulitan.
Tuhan, ajari aku untuk belajar dari setiap kesulitan yang kualami, dan dekatkanlah aku kepada-Mu melalui masa-masa sulit. Amin.