Jalan hidup yang diakui Tuhan

Mazmur 119:25

Kebenaran Firman di Tengah Jalan Hidup

Jiwaku melekat pada debu, pertahankan hidupku sesuai dengan firman-Mu.

Mazmur 119:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:25?

Ini adalah doa pemazmur yang merasa jiwanya melekat pada debu, artinya ia sangat tertekan dan hampir putus asa. Ia memohon kepada Tuhan untuk mempertahankan hidupnya sesuai dengan firman-Nya, karena ia percaya bahwa firman Tuhan adalah sumber kekuatan dan kehidupan.

Latar belakang

Doa kejujuran di hadapan Tuhan

Pemazmur mengaku telah membuka seluruh hidupnya di hadapan Tuhan. Ia menantikan jawaban Ilahi, lalu meminta agar Tuhan mengajar ketetapan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Doa pribadi di tempat sunyi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud berkuasa
Temple Solomon
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang beriman yang sedang bergumul dan mengandalkan firman Tuhan

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel yang setia pada perjanjian-Nya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּרַךְ

darakh · memberitahukan

berjalan atau menempuh jalan

עָנָה

anah · menjawab

menanggapi atau memberi respons

לָמַד

lamad · ajari

mengajar, melatih, membiasakan

Ketiganya membentuk gambaran hidup yang transparan: kita berjalan di hadapan Allah, menantikan respons-Nya, dan rela dibentuk oleh pengajaran-Nya.

Tahukah kamu

Tradisi Yahudi

Ayat 25 dan seterusnya merupakan akrostik dalam bahasa Ibrani, setiap ayat dimulai dengan huruf yang sama sesuai abjad Ibrani.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:25

✕  Sering dikira

Menganggap doa ini hanya untuk orang yang sudah sempurna

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur menunjukkan kerendahan hati, bukan kesempurnaan diri.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan harus menjawab sesuai permintaan kita

✓  Yang sebenarnya

Permintaan utamanya adalah agar diajar, bukan agar terbebas dari masalah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:25

Saat kamu merasa terpuruk, ingatlah bahwa firman Tuhan adalah janji yang bisa kamu pegang. Mintalah Tuhan mempertahankan hidupmu, bukan dengan kekuatanmu sendiri, tetapi dengan mengandalkan firman-Nya setiap hari.

Tuhan, ketika jiwaku melekat pada debu, pertahankanlah hidupku sesuai dengan firman-Mu. Amin.