Domba yang hilang

Mazmur 119:176

Pulang kepada Gembala

PerikopTaw · Mazmur 119:169-176 →
“Aku telah tersesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini karena aku tidak melupakan perintah-perintah-Mu.”

Mazmur 119:176 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:176?

Mazmur 119:176 adalah pengakuan jujur bahwa kita sering tersesat seperti domba yang hilang, tetapi pemazmur tetap berpegang pada perintah-perintah Tuhan dan memohon agar dicari dan dipulihkan. Ini menunjukkan kerendahan hati dan keyakinan bahwa Allah adalah Gembala yang mencari domba-Nya yang hilang.

Latar belakang

Pengakuan terakhir

Dengan rendah hati, pemazmur mengakui bahwa ia seperti domba yang sesat dan membutuhkan Sang Gembala untuk mencarinya. Ini adalah penutup yang pas untuk Mazmur 119: mengakui ketergantungan penuh pada kasih karunia Allah.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa, mungkin di Bait Allah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemuliaan Salomo
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Seorang penyembah yang jujur mengakui kelemahannya.

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Gembala Israel yang mencari yang hilang.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תָּעָה

ta'ah · tersesat

mengembara, menyimpang, sesat

שֶׂה

seh · domba

domba, kambing muda

בָּקַשׁ

baqash · carilah

mencari, menginginkan, menuntut

Kata 'tersesat' dan 'mencari' menunjukkan bahwa Allah adalah inisiatif; kita tidak bisa menyelamatkan diri sendiri, hanya Gembala yang dapat membawa pulang.

Tahukah kamu

Penutup yang mengejutkan

Setelah panjang lebar menyatakan ketaatan, Mazmur ini justru berakhir dengan pengakuan tersesat—sebuah kejujuran yang menyentuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:176

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:176

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini berarti pemazmur kehilangan keselamatan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah gambaran kelemahan manusia dan kebutuhan akan pertolongan Allah, bukan kehilangan status.

✕  Sering dikira

Menganggap 'carilah hamba-Mu' berarti Allah harus mengejar kita karena kita lebih dulu baik.

✓  Yang sebenarnya

Justru karena kita tersesat, Allah dengan kasih karunia mencari kita.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:176

Tidak ada yang sempurna; kita semua pernah tersesat dari jalan Tuhan. Ketika itu terjadi, jangan berlari menjauh, tetapi berdoalah seperti pemazmur: 'Carilah aku, ya Tuhan,' dan percayalah bahwa Dia akan memulihkan kita karena kasih-Nya yang setia.

Ya Tuhan, aku seperti domba yang hilang; carilah aku dan bawalah aku kembali ke jalan-Mu, sebab aku tidak mau melupakan perintah-perintah-Mu. Amin.