Membenarkan segala titah
Mazmur 119:128
Kecintaan pada Taurat di Tengah Penderitaan
PerikopAin · Mazmur 119:121-128 →“Karena itu, aku membenarkan titah-titah-Mu, aku membenci segala jalan kebohongan.”Mazmur 119:128 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci.”Mazmur 119:128 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu aku hidup sesuai dengan semua petunjuk-Mu; kelakuan yang serong kubenci.”Mazmur 119:128 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore I esteem all thy precepts concerning all things to be right; and I hate every false way.”Mazmur 119:128 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 119:128?
Pemazmur membenarkan semua titah Allah dan membenci segala jalan kebohongan. Ini adalah sikap yang tegas terhadap kebenaran dan kebohongan. Ia mengakui bahwa jalan Tuhan benar, dan karena itu ia membenci tipu daya dan kepalsuan. Ini menunjukkan bahwa mengasihi firman Tuhan berarti juga membenci segala yang berlawanan dengan kebenaran-Nya.
Latar belakang
Kebenaran titah TUHAN
Pemazmur menegaskan bahwa semua titah TUHAN adalah benar dan adil. Karena itu, ia membenci segala jalan kebohongan, karena bertentangan dengan firman yang benar. Ini adalah sikap tegas memihak pada kebenaran Allah.
Di mana
Yerusalem
Di tempat teduh, mungkin di Bait Suci · siang hari
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pemazmur
Hamba TUHAN yang setia pada firman
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang disembah dan dipercaya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁר
yashar · membenarkan
menganggap lurus, benar, atau adil
פִּקּוּדִים
pikkudim · titah-titah
perintah-perintah khusus yang diberikan oleh Allah
שֶׁקֶר
sheker · kebohongan
tipu daya, dusta, sesuatu yang tidak benar
Kata 'membenarkan' (yashar) berarti mengakui bahwa titah Allah itu lurus dan benar, sedangkan 'kebohongan' (sheker) adalah segala yang bertentangan. Menyatukan keduanya menunjukkan bahwa menerima kebenaran Allah mengharuskan kita menolak semua kepalsuan.
Tahukah kamu
Emas murni vs perintah
Kata 'membenarkan' (yashar) dalam bahasa Ibrani berarti 'lurus' atau 'benar'. Ini menunjukkan bahwa titah TUHAN itu lurus dan tidak bengkok, menjadi standar kebenaran yang mutlak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:128
Roma 3:4
Allah benar
“Sungguh, Allah itu benar, tetapi semua manusia adalah pembohong.”
Mazmur 19:8
titah benar
“Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang sederhana.”
Amsal 12:22
benci dusta
“Bibir dusta adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia menyenangkan Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 119:128
✕ Sering dikira
Mengira 'membenarkan' berarti membuat titah menjadi benar, padahal artinya mengakui bahwa titah itu sudah benar.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini adalah pernyataan iman bahwa semua perintah Allah itu benar, dan karena itu kita harus hidup sesuai dengannya.
✕ Sering dikira
Menganggap kebencian pada kebohongan hanya soal berkata jujur, padahal lebih luas: membenci segala yang bertentangan dengan firman Allah.
✓ Yang sebenarnya
Kebencian ini adalah sikap radikal untuk menolak segala bentuk kepalsuan, termasuk ajaran sesat dan gaya hidup yang tidak sesuai firman.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 119:128
Apakah kita konsisten dalam membenci kebohongan, atau kita masih toleran terhadap dusta dalam hidup kita? Mari kita tegaskan komitmen kita untuk hidup dalam kebenaran, membenarkan firman Tuhan dan menjauhi segala bentuk kepalsuan.
Tuhan, mampukan aku untuk hidup dalam kebenaran-Mu, dan berikan aku kebencian yang kudus terhadap segala kebohongan. Amin.