Merasa Dibuang oleh Murka TUHAN
Mazmur 102:10
Doa Orang yang Tertekan
“(102-11) oleh karena amarah-Mu dan murka-Mu. Sebab, Engkau telah mengangkat aku, dan membuang aku.”Mazmur 102:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(102-11) oleh karena marah-Mu dan geram-Mu, sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku.”Mazmur 102:10 · TB
Terjemahan Baru
“(102-11) sebab Engkau telah mengangkat dan melemparkan aku dalam kemarahan-Mu yang menyala-nyala.”Mazmur 102:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Because of thine indignation and thy wrath: for thou hast lifted me up, and cast me down.”Mazmur 102:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 102:10?
Pemazmur mengakui bahwa penderitaannya adalah akibat dari amarah dan murka Allah. Ia merasa diangkat lalu dibuang, seperti mainan yang dilempar. Ini menunjukkan pergumulan batin ketika mengalami penderitaan dan bertanya-tanya mengapa Allah sepertinya marah.
Latar belakang
Amarah TUHAN Terasa
Pemazmur merasa bahwa penderitaannya adalah akibat dari murka Allah. Ia merasa diangkat lalu dibuang, seperti orang yang dilempar dari hadapan Allah.
Di mana
Tempat pembuangan (Babel?)
Dalam penderitaan berat, mungkin di pembuangan
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Pemazmur
Orang yang sangat menderita, mungkin raja atau pemimpin
Kepada
TUHAN
Allah Israel, kekal dan setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זַעַם
za'am · amarah-Mu
kemarahan yang meluap, murka
קֶצֶף
qetseph · murka-Mu
kemarahan yang memuncak, kemarahan yang mendidih
נָשָׂא
nasa · mengangkat
mengangkat, membawa, tetapi di sini berarti mengangkat untuk membuang
Kedua kata untuk murka (za'am dan qetseph) menggambarkan intensitas kemarahan Allah, tetapi 'mengangkat' menunjukkan tindakan yang disengaja, bukan kebetulan.
Tahukah kamu
Abu sebagai Roti
Memakan abu seperti roti adalah gambaran perkabungan dan penyesalan yang dalam, bukan tindakan literal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 102:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 102:10
✕ Sering dikira
Allah meninggalkan pemazmur selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Pemazmur merasa demikian, tetapi ia tetap berdoa, membuktikan iman yang bertahan.
✕ Sering dikira
Murka Allah adalah reaksi emosional yang tidak terkendali.
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respons adil terhadap dosa, bukan ledakan tak terkontrol.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 102:10
Terkadang kita merasa dihukum Tuhan, padahal mungkin itu adalah didikan atau akibat ulah sendiri. Namun, jangan lari dari Tuhan saat merasa dihakimi; justru datanglah kepada-Nya untuk mencari belas kasihan. Kemurahan-Nya lebih besar dari murka-Nya.
Ya Tuhan, andai aku layak menerima murka-Mu, tolong aku untuk berlindung dalam kasih setia-Mu yang tak pernah berkesudahan. Amin.