Trompet berbunyi di sinagoge saat memberi sedekah
Matius 6:2
Berdoa, Berpuasa, dan Beriman: Cara yang Benar
“Karena itu, ketika kamu memberi sedekah, jangan membunyikan trompet di hadapanmu seperti yang orang-orang munafik lakukan di sinagoge-sinagoge dan di jalan-jalan supaya mereka dipuji orang lain. Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu bahwa mereka sudah menerima upahnya.”Matius 6:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah- rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.”Matius 6:2 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, kalau kalian memberi sedekah kepada orang miskin, janganlah menggembar-gemborkan hal itu seperti yang dilakukan oleh orang-orang munafik. Mereka suka melakukan itu di dalam rumah ibadat dan di jalan raya, supaya dipuji orang. Ingatlah, mereka sudah menerima upahnya.”Matius 6:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Setiap kali kamu memberi sedekah, jangan pamerkan hal itu seperti yang diperbuat orang-orang munafik. Mereka suka memberi sedekah di depan umum, di rumah-rumah pertemuan, atau di simpang-simpang jalan dengan diiringi bunyi terompet. Mereka melakukan itu supaya dilihat dan dipuji banyak orang. Aku menegaskan kepadamu: Hanya itulah upah mereka.”Matius 6:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore when thou doest thine alms, do not sound a trumpet before thee, as the hypocrites do in the synagogues and in the streets, that they may have glory of men. Verily I say unto you, They have their reward.”Matius 6:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 6:2?
Yesus mengecam kebiasaan memberi sedekah dengan pamer, seperti meniup trompet, untuk mencari pujian. Orang munafik melakukan ini di tempat umum agar dilihat orang. Yesus menegaskan bahwa mereka sudah menerima upahnya, yaitu pujian manusia, dan tidak akan mendapat upah dari Allah. Jadi, sedekah seharusnya dilakukan dengan sederhana dan tulus.
Latar belakang
Sedekah dengan trompet
Koin yang dijatuhkan ke dalam bejana logam di sinagoge memang berbunyi — dan ada yang memanfaatkan momen itu. Frasa 'membunyikan trompet' kemungkinan besar adalah hiperbola Yesus yang menggambarkan orang yang sengaja membuat keributan saat memberi. Upahnya sudah selesai: pujian manusia sudah diterima, tidak ada lagi yang perlu dibayar Tuhan.
Di mana
Lereng bukit, Galilea
Yesus mengajar sambil merujuk situasi nyata di sinagoge dan jalan-jalan Galilea
Kapan
~30 M
Khotbah di Bukit, bagian kedua
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di Khotbah di Bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
Orang Yahudi yang familiar dengan budaya memberi sedekah di sinagoge
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑποκριταί
orang-orang munafik · hypocrites
Awalnya berarti aktor panggung di Yunani — orang yang memainkan peran, bukan dirinya sendiri
συναγωγαῖς
sinagoge-sinagoge · synagogues
Tempat ibadah lokal Yahudi — pusat kehidupan komunitas minggu ke minggu
ἀπέχουσιν τὸν μισθὸν αὐτῶν
mereka sudah menerima upahnya · they have received their reward
Istilah bisnis kuno: sudah lunas dibayar — tanda terima sudah ditandatangani, tidak ada sisa tagihan
Orang munafik (ὑποκριταί) adalah aktor yang tampil di sinagoge sebagai panggung — dan upah mereka sudah lunas (ἀπέχουσιν). Transaksi itu selesai di sini.
Tahukah kamu
Kotak sedekah di sinagoge berbentuk seperti terompet
Bejana pengumpul sedekah di sinagoge Yahudi era itu memang disebut shofar (terompet) karena bentuknya. Koin yang dilempar dengan gaya tertentu ke dalamnya bisa menimbulkan bunyi keras — dan beberapa orang memang sengaja melakukannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 6:2
Roma 2:29
Penilaian yang berarti datang dari Allah, bukan dari tepuk tangan manusia
“Pujian orang bersunat bukan dari manusia melainkan dari Allah”
Lukas 21:1-4
Kontras langsung: pemberian kecil yang tulus vs. pemberian besar yang pamer
“Yesus melihat janda miskin memasukkan dua peser ke dalam kotak persembahan”
Yesaya 29:13
Allah yang peduli dengan hati, bukan penampilan luar dalam beribadah
“Bangsa ini mendekat dengan mulutnya tapi hatinya jauh dari-Ku”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 6:2
✕ Sering dikira
Yesus benar-benar bicara soal orang yang meniup terompet fisik saat memberi sedekah
✓ Yang sebenarnya
Ini kemungkinan hiperbola — atau merujuk bunyi koin di bejana berbentuk terompet di sinagoge, bukan terompet sungguhan
✕ Sering dikira
Munafik di sini berarti orang yang pura-pura baik padahal jahat di dalam
✓ Yang sebenarnya
Kata aslinya berarti aktor — bukan selalu jahat, tapi seseorang yang memainkan peran untuk penonton, bukan melakukan sesuatu karena sungguh-sungguh percaya
Renungan
Renungan Singkat Matius 6:2
Saat memberi bantuan, hindari pamer di media sosial atau bercerita ke orang lain. Berilah dengan senyap dan sukacita, karena Allah melihat hati dan memberi upah yang kekal.
Tuhan, ajar aku memberi dengan tulus tanpa perlu pujian orang, karena upah-Mu yang terbaik. Amin.