Petrus mengutuk dan bersumpah — ayam berkokok
Matius 26:74
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Kemudian, Petrus mulai mengutuk dan bersumpah, katanya, “Aku tidak mengenal Orang itu.” Dan, tiba-tiba, ayam jantan berkokok.”Matius 26:74 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.”Matius 26:74 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Petrus mulai menyumpah-nyumpah dan berkata, "Saya tidak kenal orang itu!" Saat itu juga ayam berkokok.”Matius 26:74 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Petrus dengan tegas bersumpah, “Saya tidak kenal orang itu! Kalau saya bohong, biar TUHAN di surga menghukum saya!” Saat dia berkata begitu, ayam pun berkokok.”Matius 26:74 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then began he to curse and to swear, saying, I know not the man. And immediately the cock crew.”Matius 26:74 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:74?
Ayat ini menunjukkan betapa dalamnya ketakutan Petrus, sehingga ia mengutuk dan bersumpah untuk menyangkal pengenalannya kepada Yesus. Ini adalah puncak dari penyangkalan yang telah Yesus nubuatkan, dan menggambarkan kelemahan manusia ketika menghadapi tekanan dan bahaya, bahkan bagi murid yang paling setia sekalipun.
Latar belakang
Tiga kali — persis seperti yang dikatakan
Petrus mencapai penyangkalan ketiga dengan cara yang paling ekstrem: dia 'mengutuk' — kemungkinan mengutuk dirinya sendiri jika dia berbohong, atau bahkan mengutuk Yesus untuk membuktikan dia tidak mengenalnya. Tepat setelah kata-kata ini keluar, ayam berkokok — sinyal yang membelah malam dengan makna yang menghancurkan.
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis dini hari (sekitar jam 3 pagi)
Yang berbicara
Petrus
yang mencapai titik terendah dengan penyangkalan ketiga yang paling keras
Kepada
Orang-orang yang mengelilinginya
yang mendengar Petrus mengutuk dirinya sendiri dan bersumpah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καταθεματίζειν
katathematizein · mengutuk
Mengucapkan kutukan — sumpah yang menginvokasi kutuk atas diri sendiri jika berbohong
ὀμνύειν
omnyein · bersumpah
Bersumpah — kombinasi dengan kutukan membuat ini penyangkalan paling mengikat secara religius
εὐθέως ἀλέκτωρ ἐφώνησεν
eutheōs alektōr ephōnēsen · ayam jantan berkokok
Segera/langsung ayam berkokok — 'eutheōs' menekankan kelangsungan; bukan kebetulan, tapi tanda yang tepat waktu
'Eutheōs' (segera) — ayam berkokok tepat setelah penyangkalan ketiga. Penanda waktu yang presisi ini menunjukkan bukan kebetulan: ini konfirmasi supernatural bahwa prediksi Yesus terpenuhi persis. Dan Petrus yang mendengarnya tahu persis apa artinya.
Tahukah kamu
Kata 'mengutuk' yang mengejutkan
Kata 'mengutuk' (anathematizein) kemungkinan berarti Petrus mengucapkan kutukan atas dirinya sendiri ('semoga aku terkutuk jika aku mengenal-Nya') atau dalam tafsir lain, mengucapkan kutukan terhadap Yesus untuk membuktikan dia bukan pengikut. Keduanya mengindikasikan kedalaman yang mengerikan dari ketakutan dan kepanikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:74
Matius 26:34
prediksi Yesus yang kini terpenuhi dengan presisi
“Sebelum ayam jantan berkokok, kamu akan menyangkal Aku tiga kali.”
Lukas 22:61
Lukas menambahkan detail tatapan Yesus yang membelah hati
“Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus akan perkataan Tuhan.”
Galatia 1:8-9
'anathema' dalam surat Paulus menggambarkan seriusnya kata 'terkutuk'
“Jika ada orang yang memberitakan kepadamu injil yang berbeda dengan... yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:74
✕ Sering dikira
Mengutuk dalam konteks ini berarti Petrus mengutuk Yesus dan secara resmi meninggalkan imannya.
✓ Yang sebenarnya
Kemungkinan besar ini adalah kutukan atas diri sendiri sebagai jaminan sumpah — tapi apapun tafsirnya, ayat 75 menunjukkan Petrus segera menyesal dan menangis.
✕ Sering dikira
Ayam berkokok adalah kebetulan yang membuatnya teringat prediksi Yesus.
✓ Yang sebenarnya
Matius menyebut 'eutheōs' (segera/langsung) — timing ini ditulis sebagai konfirmasi, bukan kebetulan biasa.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:74
Ketika kita berada dalam tekanan, kita mungkin tergoda untuk menyangkal iman kita. Namun, kita harus mengingat bahwa Allah mengerti kelemahan kita dan siap mengampuni kita jika kita rendah hati mengakuinya, seperti yang dialami Petrus setelahnya.
Ya Tuhan, dalam kelemahanku, jangan biarkan aku menyangkal Engkau, tetapi berikanlah keberanian dan keteguhan hati untuk tetap setia, Amin.