Murid-murid mempersiapkan makan Paskah
Matius 26:17
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Sekarang, pada hari pertama Roti Tidak Beragi, para murid datang kepada Yesus dan bertanya, “Di mana Engkau ingin kami mempersiapkan makan Paskah bagi-Mu?””Matius 26:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"”Matius 26:17 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari pertama dalam Perayaan Roti Tidak Beragi, pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya. Mereka bertanya, "Di mana Bapak ingin kami menyediakan makanan Paskah untuk Bapak?"”Matius 26:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari pertama Perayaan Roti Tidak Beragi, kami datang kepada Yesus dan bertanya, “Guru, di mana Engkau mau mengadakan perjamuan Paskah? Biar kami menyiapkannya.””Matius 26:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now the first day of the feast of unleavened bread the disciples came to Jesus, saying unto him, Where wilt thou that we prepare for thee to eat the passover?”Matius 26:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:17?
Pada hari pertama Roti Tidak Beragi, para murid bertanya kepada Yesus di mana mereka harus mempersiapkan makan Paskah. Ini menunjukkan bahwa Yesus mengatur segala sesuatu untuk perayaan Paskah yang terakhir bersama murid-murid-Nya.
Latar belakang
Persiapan logistik untuk malam besar
Hari Roti Tidak Beragi dimulai dengan penyembelihan domba Paskah di Bait Allah dan persiapan makan malam. Yerusalem penuh sesak dengan ribuan peziarah — mendapat ruang untuk makan adalah urusan serius. Para murid perlu tahu rencana Yesus.
Di mana
Yerusalem
Pagi hari roti tidak beragi · 14 Nisan di kalender Yahudi
Kapan
~30 M
Hari Persiapan Paskah — 14 Nisan
Yang berbicara
Para murid
pengikut Yesus yang bertanya tentang tempat makan Paskah
Kepada
Yesus
Guru yang sudah tahu semua yang akan terjadi malam itu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τῶν ἀζύμων
tōn azymōn · Roti Tidak Beragi
'Azymos' = tanpa ragi — perayaan tujuh hari setelah Paskah di mana roti beragi dilarang total di dalam rumah
ἑτοιμάσωμεν
hetoimasōmen · mempersiapkan
Mempersiapkan dengan tuntas — kata yang dipakai untuk persiapan serius dan menyeluruh
τὸ πάσχα
to pascha · Paskah
Festival memperingati eksodus dari Mesir — momen terpenting dalam kalender agama Yahudi
Ironi dalam ayat ini: para murid bertanya tentang persiapan 'to pascha' (Paskah) tanpa menyadari bahwa Sang Domba Paskah yang sesungguhnya sedang berjalan bersama mereka menuju altar-Nya.
Tahukah kamu
Paskah membutuhkan persiapan hari penuh
Persiapan Paskah meliputi: membersihkan semua ragi dari rumah, menyembelih domba Paskah di Bait Allah antara jam 3-5 sore, memanggang domba, dan menyiapkan sayur pahit serta anggur. Ini adalah pekerjaan seharian penuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:17
Keluaran 12:14-15
perintah asal Paskah
“Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.”
1 Korintus 5:7
Kristus sebagai domba Paskah
“Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.”
Lukas 22:8
detail persiapan Paskah oleh murid
“Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya: 'Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:17
✕ Sering dikira
Paskah adalah satu hari; Roti Tidak Beragi adalah perayaan lain yang berbeda.
✓ Yang sebenarnya
Di zaman Yesus, 'Paskah' dan 'Roti Tidak Beragi' sering digunakan bergantian untuk merujuk pada keseluruhan perayaan selama delapan hari.
✕ Sering dikira
Para murid tidak tahu Yesus akan mati sehingga mereka berencana normal.
✓ Yang sebenarnya
Kenyataannya para murid sudah mendengar prediksi Yesus berkali-kali — tapi mereka tidak bisa membayangkan itu benar-benar akan terjadi.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:17
Yesus memperhatikan detail-detail kecil dalam hidup kita. Kita bisa belajar untuk melibatkan Yesus dalam setiap perencanaan kita, bukan hanya yang besar.
Tuhan, aku mau melibatkan-Mu dalam setiap langkah hidupku, berikan hikmat untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Amin.