Kapan kami melihat-Mu sakit atau di penjara dan datang kepada-Mu?
Matius 25:39
Siapa yang Kamu Layani Adalah Siapa yang Kamu Layani
“Kapan kami melihat Engkau sakit atau di penjara dan kami datang kepada-Mu?’”Matius 25:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?”Matius 25:39 · TB
Terjemahan Baru
“Kapan kami pernah melihat Tuhan sakit atau dipenjarakan, lalu kami menolong Tuhan?'”Matius 25:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan kapan kami melihat Engkau sakit lalu kami merawat-Mu, atau kapan Engkau dipenjarakan dan kami mengunjungi-Mu?’”Matius 25:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Or when saw we thee sick, or in prison, and came unto thee?”Matius 25:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 25:39?
Pertanyaan ini menekankan ketidaksadaran orang benar akan perbuatan baik mereka. Mereka tidak melayani dengan pamrih atau mencari pujian, tetapi karena kasih yang tulus. Ini mengajarkan bahwa pelayanan sejati kepada sesama adalah pelayanan yang dilakukan dengan rendah hati, tanpa mengharapkan imbalan atau pengakuan.
Latar belakang
Pertanyaan terakhir sebelum jawaban mengubah segalanya
Pertanyaan terakhir mereka: kapan kami melihat-Mu sakit atau di penjara dan mengunjungi-Mu? Dengan ini, mereka telah menyebutkan semua enam kategori. Jawaban Raja di ayat berikutnya adalah kunci yang membuka seluruh perumpamaan ini.
Di mana
Bukit Zaitun, Yerusalem
Di luar tembok kota · malam hari
Kapan
~30 M
Minggu terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Orang-orang benar (dalam narasi)
Mereka yang mewarisi Kerajaan, menyelesaikan pertanyaan mereka
Kepada
Raja/Anak Manusia (dalam narasi)
Gambaran Kristus yang siap memberikan jawaban definitif
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀσθενῆ
asthene · sick/sakit
Lemah, tidak berdaya secara fisik — kondisi yang membuat seseorang sangat bergantung pada belas kasih orang lain.
ἐν φυλακῇ
en phylake · in prison/di penjara
Di tempat penahanan — secara harfiah dan sosial terisolasi dari masyarakat, membutuhkan seseorang yang mau datang menjangkau.
ἤλθομεν
elthomen · visited/datang kepada
Kami datang — tindakan aktif pergi ke tempat yang tidak nyaman untuk hadir bagi orang yang membutuhkan.
Pertanyaan terakhir ini menyempurnakan daftar. Kata 'datang kepada' menunjukkan pelayanan aktif yang membutuhkan usaha — pergi ke tempat yang tidak nyaman, seperti kamar sakit atau sel penjara, demi hadir bagi seseorang.
Tahukah kamu
Pertanyaan berurutan ini membangun antisipasi untuk jawaban Raja
Dalam struktur narasi Yahudi, pertanyaan berulang yang membuat daftar lengkap sering digunakan untuk membangun antisipasi terhadap jawaban klimaks. Yesus menggunakan teknik ini untuk membuat pendengar benar-benar penasaran: lalu apa jawabannya?
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 25:39
Roma 15:1
tanggung jawab kepada yang lemah
“Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.”
Yakobus 1:27
kunjungan kepada yang menderita sebagai ibadah sejati
“Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka.”
Kisah Rasul 28:2
belas kasih yang spontan kepada yang membutuhkan
“Orang-orang pribumi di situ sangat ramah terhadap kami. Karena hujan mulai turun dan hawa dingin, mereka menyalakan api dan mengajak kami semua ke dekat api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 25:39
✕ Sering dikira
"Mengunjungi orang sakit berarti harus menyembuhkan mereka"
✓ Yang sebenarnya
Kata 'datang' menunjukkan kehadiran, bukan intervensi medis. Kehadiran itu sendiri sudah merupakan pelayanan yang dihargai.
✕ Sering dikira
"Pelayanan ini hanya relevan untuk orang Kristen abad pertama"
✓ Yang sebenarnya
Kebutuhan yang disebutkan — lapar, haus, asing, telanjang, sakit, di penjara — adalah kondisi manusia yang universal dan lintas zaman.
Renungan
Renungan Singkat Matius 25:39
Apakah kita melayani orang lain dengan mengharapkan terima kasih atau pujian? Cobalah lakukan satu kebaikan secara diam-diam hari ini, hanya untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk dilihat orang lain.
Tuhan, bersihkan hatiku dari keinginan untuk dipuji, dan ajari aku melayani sesama dengan tulus seperti melayani Engkau. Amin.